Di Hadapan 12.000 Penggerak MBG, Prabowo Perkenalkan Pengusaha AS Tony Robbins yang Pernah Hidup Miskin

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto memperkenalkan pengusaha dan motivator asal Amerika Serikat, Tony Robbins, di hadapan sekitar 12.000 penggerak dan mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan yang berlangsung di Sentul, Bogor, Rabu (3/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyebut Tony Robbins sebagai sahabatnya yang kini dikenal sebagai sosok sukses di dunia bisnis dan kemanusiaan.

Prabowo meminta Tony Robbins untuk berbagi pandangan mengenai kepemimpinan, termasuk pengalaman menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan hidup.

“Banyak pandangan-pandangan beliau sama dengan pandangan saya. Beliau berasal dari keluarga yang sangat miskin. Dari kecil beliau menghadapi tantangan karena berasal dari keluarga yang sangat miskin,” ujar Prabowo.

Kisah Hidup Tony Robbins

Prabowo menuturkan, Tony Robbins tumbuh dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas. Menurutnya, orang tua Tony bekerja sebagai tukang parkir di Amerika Serikat.

Baca Juga :  Eks Artis Fabiola Elizabeth Jadi Tersangka Kasus Scammer Internasional, Diduga Berperan Memikat Korban

Meski berasal dari keluarga sederhana, Tony Robbins kemudian berhasil membangun karier hingga dikenal sebagai salah satu pengusaha sukses di dunia.

Namun, Prabowo menegaskan bahwa yang paling menonjol dari sosok Tony bukan semata keberhasilan secara materi, melainkan kepeduliannya terhadap persoalan kemanusiaan.

“Tapi, bukan soal kaya materi atau uang. Beliau juga salah satu yang memelopori pemberian makan kepada orang-orang yang kelaparan di seluruh dunia, tidak hanya di negaranya sendiri. Saya jumpa beliau karena beliau dengar tentang program kita,” kata Prabowo.

Terinspirasi dari Pengalaman Masa Kecil

Dalam sambutannya, Prabowo turut menceritakan pengalaman masa kecil Tony Robbins yang menjadi titik awal kepeduliannya terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan makanan.

Menurut Prabowo, saat perayaan Thanksgiving, keluarga Tony Robbins pernah mengalami kondisi tidak memiliki makanan sama sekali di rumah.

Baca Juga :  DPR Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

“Tiba-tiba ada orang yang datang, mungkin mendengar dari tetangga-tetangga bahwa keluarga ini tidak punya makan. Orang itu memberi makan. Dan bapaknya waktu itu marah, mungkin malu, tidak mau terima makanan. Tapi, dipaksa untuk terima,” ujar Prabowo.

Peristiwa tersebut, lanjut Prabowo, membekas dalam kehidupan Tony Robbins hingga mendorongnya untuk membantu orang-orang yang mengalami kesulitan pangan.

“Dari situlah beliau berkembang sampai pada saat beliau jadi orang, beliau selalu mikir orang-orang yang tidak makan,” katanya.

Prabowo menilai pengalaman hidup tersebut menjadi salah satu titik temu nilai dan pandangan yang membuat dirinya memiliki kedekatan dengan Tony Robbins.

“Jadi, di situ mungkin ada berjumpanya nilai, berjumpanya pandangan, dan berjumpanya filosofi,” imbuh Prabowo.

Pos terkait