3 Negara Ini Bikin AS Kewalahan, Tetap Bertahan Meski Dihantam Ribuan Sanksi Ekonomi

Efektivitas Sanksi AS Dipertanyakan

Meningkatnya kemampuan negara-negara tersebut dalam menghindari sanksi membuat efektivitas strategi ekonomi Amerika Serikat kembali dipertanyakan.

Pemerintahan Presiden Donald Trump mengakui perlunya evaluasi terhadap kebijakan sanksi.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan sanksi perlu diterapkan secara lebih terarah dan tidak berkepanjangan.

Baca Juga :  Prabowo Tegaskan Indonesia Konsisten Jaga Perdamaian Dunia Saat Bertemu Macron di Prancis

“Kami sedang meninjau penetapan sanksi yang sudah usang dan tidak relevan,” kata Bessent.

“Sanksi seharusnya tidak bertahan terlalu lama sehingga dampak yang diinginkan justru menciptakan konsekuensi yang tidak diinginkan.”

Namun, sejumlah pihak menilai masalah utama bukan pada kebijakan sanksi itu sendiri, melainkan pada lemahnya penegakan aturan.

Baca Juga :  AS Minta Israel Hormati Proses Perdamaian Timur Tengah, Vance Sebut Menguntungkan Semua Pihak

Peneliti senior Center for Research of Terror Financing, Avi Vishnevitz, menyebut celah dalam pengawasan membuat negara target tetap bisa bertahan.

“Sanksi itu sendiri tidak lunak. Yang terbukti terlalu lunak adalah penerapan dan penegakannya,” ujarnya.

Pos terkait