2. Irlandia
Irlandia menempati posisi berikutnya dengan sekitar 58 persen penduduk berusia 25-64 tahun yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Dalam beberapa dekade terakhir, Irlandia berkembang menjadi salah satu negara dengan tingkat pendidikan tinggi yang relatif besar.
Pendidikan tinggi juga memiliki kaitan erat dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.
Ketersediaan tenaga kerja berpendidikan tinggi menjadi salah satu faktor yang mendukung perkembangan sektor teknologi, farmasi, dan jasa keuangan di Irlandia.
Sejumlah perusahaan multinasional juga menjadikan Irlandia sebagai basis operasional di Eropa.
3. Jepang
Jepang memiliki tingkat pencapaian pendidikan tinggi sekitar 57 persen.
Pendidikan di Jepang dikenal memiliki perhatian besar terhadap bidang akademik, khususnya matematika, sains, dan teknik.
Bidang-bidang tersebut juga memiliki peran penting dalam perkembangan sektor manufaktur dan teknologi Jepang.
Perguruan tinggi dan lembaga penelitian di Jepang turut berkontribusi terhadap kegiatan penelitian dan pengembangan, termasuk dalam bidang robotika, teknik otomotif, dan elektronika.
4. Korea Selatan
Sekitar 56 persen penduduk usia dewasa di Korea Selatan telah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi Korea Selatan. Partisipasi masyarakat dalam pendidikan tinggi juga relatif tinggi, terutama di kalangan generasi muda.
Tingginya tingkat pendidikan tersebut berjalan beriringan dengan perkembangan sektor berbasis teknologi.
Korea Selatan memiliki industri besar di bidang elektronik, otomotif, teknologi informasi, dan sektor teknologi lainnya.





