7. Rutin Membeli Tiket Lotere
Menurut Buffett, membeli lotere secara rutin hanya akan menguras uang dalam jangka panjang dengan peluang menang yang sangat kecil.
“Saya menganggapnya sebagai sesuatu yang secara sosial memuakkan ketika pemerintah memangsa warganya sendiri, bukan melayani mereka,” katanya dalam rapat tahunan Berkshire Hathaway 2007.
8. Berjudi di Kasino atau Taruhan Olahraga
Buffett juga menghindari perjudian karena peluang secara matematis lebih menguntungkan penyelenggara.
“Perjudian adalah pajak bagi ketidaktahuan,” ujarnya.
Ia menilai seseorang sebaiknya tidak menempatkan uang pada aktivitas yang peluangnya memang tidak berpihak kepada pemain.
9. Membeli Pakaian Hanya karena Tren atau Merek
Menurut Buffett, kualitas lebih penting dibandingkan gengsi.
“Baik kaus kaki maupun saham, saya senang membeli barang berkualitas ketika sedang dijual dengan harga diskon,” katanya.
Ia lebih memilih membeli barang yang awet dibandingkan mengikuti tren sesaat.
10. Berinvestasi Demi Cepat Kaya
Buffett mengingatkan agar investor tidak mudah tergiur saham yang sedang viral, aset kripto baru, maupun investasi yang tidak dipahami.
“Jangan pernah berinvestasi pada bisnis yang tidak Anda pahami,” ujarnya.
Menurutnya, seseorang sebaiknya memahami cara sebuah bisnis menghasilkan keuntungan sebelum menanamkan modal.
Pelajaran Finansial dari Warren Buffett
Dari berbagai prinsip tersebut, Warren Buffett menunjukkan pola yang konsisten, yaitu mengutamakan pengeluaran yang memberikan manfaat jangka panjang dan menghindari pembelian yang hanya memberikan kepuasan sesaat.
Ia memilih hidup sederhana, membeli barang berdasarkan nilai, bukan gengsi, serta disiplin dalam mengelola utang dan investasi.
Bagi Buffett, membangun kekayaan tidak harus dimulai ketika seseorang telah memiliki banyak uang. Kebiasaan finansial yang baik sejak dini justru menjadi fondasi utama untuk mencapai kebebasan finansial di masa depan.





