Usai Bocah Tewas Terjatuh ke Lubang Proyek, DPRD DKI Desak Audit Keselamatan Seluruh Proyek Pemprov

JAKARTA – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, mendesak Inspektorat DKI Jakarta segera melakukan audit menyeluruh terhadap kepatuhan standar keselamatan di seluruh proyek Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Desakan tersebut disampaikan menyusul meninggalnya seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun yang terperosok ke dalam lubang proyek di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

“Saya meminta Inspektorat DKI melakukan audit kepatuhan terhadap standar keselamatan seluruh proyek yang berada di bawah koordinasi Pemprov DKI, sehingga kejadian serupa tidak terulang di lokasi lain,” kata Kevin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/7/2026).

Menurut Kevin, penyampaian belasungkawa dan pendampingan kepada keluarga korban merupakan kewajiban pemerintah. Namun, hal itu harus diiringi dengan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan proyek.

Baca Juga :  ‎IHCS Jambi Desak Audit Menyeluruh FPKM Sawit, Soroti Realisasi Plasma 20 Persen

Ia juga menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mempersilakan keluarga korban menempuh jalur hukum. Menurutnya, langkah tersebut merupakan hak setiap warga negara yang harus dihormati.

“Dalam negara hukum, siapa pun berhak mencari keadilan melalui mekanisme hukum apabila merasa dirugikan, dan pemerintah harus menghormati proses tersebut,” ujarnya.

Minta Evaluasi Seluruh Proyek Pemprov DKI

Kevin menilai evaluasi terhadap pengelolaan proyek di Jakarta jauh lebih mendesak agar tidak ada lagi korban jiwa akibat lemahnya standar keselamatan.

Ia menegaskan, evaluasi harus mencakup seluruh proyek yang dikerjakan Pemprov DKI, termasuk proyek yang dilaksanakan melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca Juga :  Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu Wafat di RSPAD, Keluarga dan Kerabat Berdatangan Melayat

“Area proyek wajib memiliki pagar pengaman yang memadai, rambu peringatan yang jelas, pencahayaan yang cukup, serta pengawasan yang ketat agar tidak membahayakan masyarakat, terutama anak-anak,” ungkap Kevin.

Selain itu, ia meminta penyelidikan yang dilakukan Polsek Tebet berlangsung secara objektif dan transparan.

Menurut Kevin, apabila ditemukan unsur kelalaian dari pemerintah maupun pelaksana proyek, pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Pembangunan memang harus terus berjalan, tetapi jangan sampai mengorbankan keselamatan warga. Tidak boleh ada satu pun proyek yang mengabaikan aspek keamanan karena nyawa manusia jauh lebih berharga daripada target penyelesaian pekerjaan,” tegasnya.

Pos terkait