Kritik juga datang dari Senator Texas Ted Cruz yang menilai pemberian dana dalam jumlah besar kepada pihak yang ia sebut sebagai “orang gila teokratis yang ingin membunuh kami” merupakan keputusan yang keliru.
Sementara dari kubu Demokrat, Senator Jack Reed mengatakan berakhirnya perang patut diapresiasi, tetapi menurutnya Trump tidak layak menerima pujian atas hasil tersebut.
Hubungan Trump dan Netanyahu Merenggang
Perang yang melatarbelakangi lahirnya kesepakatan ini juga membawa dampak terhadap hubungan antara Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Meski sebelumnya berada dalam satu barisan saat memulai konflik, keduanya kemudian memiliki pandangan berbeda terkait arah kebijakan selanjutnya.
Trump mendorong tercapainya gencatan senjata, sementara Netanyahu disebut ingin melanjutkan operasi militer terhadap Hizbullah di Lebanon.
Perbedaan sikap tersebut memicu ketegangan hubungan kedua pemimpin. Trump bahkan secara terbuka menyebut Netanyahu sebagai sosok yang “sulit” untuk diajak bekerja sama.
Setelah rincian kesepakatan diumumkan, Netanyahu berupaya memperbaiki hubungan dengan Trump dengan kembali menegaskan pentingnya kemitraan strategis antara Israel dan Amerika Serikat.





