Pilot Pesawat yang Tabrak Gedung Tertinggi di Beijing Diduga Bunuh Diri, Punya Riwayat Gangguan Mental

Nyaris Bertabrakan dengan Pesawat Penumpang

Sebelum menabrak gedung, pesawat ringan tersebut dilaporkan hampir bertabrakan dengan pesawat penumpang milik Hainan Airlines.

Akibat insiden itu, dua penerbangan komersial dilaporkan membatalkan proses pendaratan berdasarkan data pelacakan penerbangan terbaru.

Data pelacakan dari Flightradar24 yang pertama kali dilaporkan Bloomberg menunjukkan pesawat ringan tersebut mengarah langsung ke jalur penerbangan pesawat Airbus A330 milik Hainan Airlines yang tengah terbang dari Urumqi menuju Bandara Internasional Ibu Kota Beijing.

Baca Juga :  Iran Imbau Warga Hemat Listrik dan Gas di Tengah Blokade AS

Hainan Airlines kemudian membatalkan penurunan ketinggian dan melakukan pendakian tajam dari sekitar 990 meter menjadi 2.790 meter dalam waktu sekitar enam menit, sehingga menyimpang dari jalur penerbangannya.

Kedua pesawat dilaporkan berada pada jarak sekitar 457 meter satu sama lain, lebih dekat dibanding standar pemisahan vertikal yang berlaku bagi pesawat yang saling mendekat.

Baca Juga :  Perancah Bangunan Runtuh di Jepang, 3 Pekerja Kritis dan 1 Masih Hilang

Hingga kini belum diketahui apakah awak pesawat Hainan Airlines diperintahkan oleh pengendali lalu lintas udara untuk membatalkan pendekatan, atau apakah sistem penghindaran tabrakan pesawat yang memicu peringatan tersebut.

Pos terkait