Pemerintah Falkland Kecewa
Pemerintah Kepulauan Falkland juga turut merespons aksi yang dilakukan para pemain Argentina.
Mereka menyatakan kecewa, namun mengaku tidak terkejut dengan munculnya spanduk tersebut.
Dalam pernyataannya, pemerintah Falkland berharap FIFA dapat menerapkan aturan yang berlaku terhadap seluruh bentuk tindakan serupa.
“Kami tidak ingin politik dicampuradukkan ke dalam olahraga.”
“Kami juga tidak ingin Kepulauan dan penduduknya dijadikan alat politik dalam setiap percakapan tentang Inggris dan Argentina.”
Pemerintah Falkland juga menyinggung hasil referendum yang digelar pada 2013. Saat itu, mayoritas warga memilih untuk tetap menjadi wilayah seberang laut Inggris.
Dari total 1.517 suara yang masuk dengan tingkat partisipasi lebih dari 90 persen, sebanyak 1.513 pemilih mendukung status tersebut, sementara tiga lainnya menolak.
Sementara itu, Wakil Presiden Argentina Victoria Villarruel turut menyampaikan pandangannya melalui akun X usai kemenangan Argentina atas Inggris.
“Kepulauan Falkland adalah milik Argentina.”
“Mereka melarang membawa mereka ke stadion dan lupa bahwa kami membawa mereka dalam darah dan hati kami.”
Hingga saat ini, FIFA belum mengumumkan adanya keputusan resmi terkait kemungkinan sanksi atas insiden tersebut.





