Listrik Berkali-kali Trip, Rumah Warga Kebumen Terbakar, Kerugian Capai Rp25 Juta

Polisi Selidiki Penyebab Pasti Kebakaran

Setelah api berhasil dipadamkan, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari pemeriksaan awal, api diketahui membakar bagian dalam rumah.

Sebuah ranjang kayu di dalam kamar hangus terbakar, sedangkan kompor gas beserta regulator yang berada di dapur berhasil diselamatkan.

Petugas juga memeriksa meteran listrik rumah korban. Saat dilakukan pengecekan usai kebakaran, meteran ditemukan dalam kondisi normal.

Meski demikian, dugaan sementara penyebab kebakaran masih mengarah pada korsleting listrik. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber dan titik awal munculnya api.

Baca Juga :  BMKG Prediksi 16 Wilayah Jawa Tengah Capai Puncak Musim Kemarau pada Juli 2026, Ini Daftarnya

“Tak hanya merusak sebagian bangunan dan perabot rumah, kebakaran tersebut juga menghanguskan sejumlah barang berharga milik korban,” katanya.

Sejumlah surat berharga ikut terbakar dalam peristiwa tersebut. Selain itu, uang tunai sekitar Rp4 juta juga dilaporkan hangus dilalap api.

Secara keseluruhan, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta.

Polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Pendataan terhadap barang-barang yang terbakar dan nilai kerugian juga masih dilakukan.

Baca Juga :  PLN Pastikan Batu Bara Mulai Disalurkan ke PLTU Se-Jawa, Pemadaman Bergilir Diupayakan Segera Berakhir

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan gangguan instalasi listrik, terutama apabila aliran listrik di rumah sering mengalami trip atau anjlok.

Gangguan yang terjadi berulang kali sebaiknya segera diperiksa oleh petugas yang berkompeten guna memastikan kondisi instalasi listrik tetap aman.

“Masyarakat kami minta rutin memeriksa kondisi kabel dan instalasi listrik, terutama pada bangunan yang telah berusia lama. Langkah tersebut penting dilakukan untuk mengurangi risiko hubungan arus pendek yang dapat memicu kebakaran,” pungkasnya.

Pos terkait