Keluarga Siswa Korban Dugaan Bullying di Lumajang Tuding Guru Bela Pelaku, Pihak Sekolah Membantah

Ia menambahkan, keluarga pelaku turut memberikan penggantian biaya pengobatan sebesar Rp60.000 setelah korban menjalani pemeriksaan di puskesmas.

“Dan ada ganti biaya pengobatan yang diberikan keluarga pelaku kepada korban karena ibu korban menyampaikan sudah mengobatkan putranya ke puskesmas dan mengeluarkan biaya Rp 60.000,” katanya.

Baca Juga :  435 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Aksi Mahasiswa di DPRD Kota Malang

Sekolah Klaim Beri Pendampingan

Yunita juga menyampaikan bahwa pihak sekolah tetap memberikan pendampingan kepada korban ketika menjalani perawatan di RSUD dr Haryoto Lumajang.

Menurutnya, guru turut membantu proses administrasi selama korban mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :  Profil Pendidikan dan Beberapa Aset Andi Hakim, Tersangka Penggelapan Rp 28 Miliar Dana Umat Gereja Katolik Aek Nabara

“Waktu korban dibawa ke rumah sakit kita juga mengawal, bahkan guru kami yang bertanda tangan untuk administrasi pembiayaan,” ujarnya.

Kasus dugaan perundungan yang berujung meninggalnya siswa tersebut kini menjadi perhatian publik dan masih dalam proses penanganan aparat kepolisian.

Pos terkait