Messi Kesulitan Hadapi Dominasi Spanyol
Sepanjang pertandingan, Messi kesulitan memberikan pengaruh besar terhadap permainan Argentina. Timnas Spanyol berhasil membatasi pergerakan sang kapten dengan mendominasi penguasaan bola.
Berdasarkan statistik pertandingan, Spanyol unggul jauh dengan mencatatkan 20 tembakan berbanding dua milik Argentina. La Roja juga mendominasi distribusi bola dengan 845 operan, sementara Argentina hanya membukukan 433 operan.
Messi tercatat hanya melakukan 15 sentuhan pada babak pertama dan menutup pertandingan dengan total 54 sentuhan. Ia juga gagal menciptakan peluang berbahaya akibat rapatnya pertahanan Spanyol.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengungkapkan bahwa menghentikan Messi menjadi salah satu fokus utama timnya.
“Ide pertama kami adalah membatasi pergerakan Messi,” ujar De la Fuente.
Sementara itu, Ferran Torres mengaku kehadiran Messi tetap menjadi ancaman yang membuat para pemain Spanyol waspada.
“Saat menghadapi Messi, tentu Anda akan merasa gugup. Namun pada akhirnya kami hanya fokus pada permainan kami sendiri, dan kami kembali menunjukkannya hari ini,” kata Torres.
Final Piala Dunia 2026 menjadi penampilan ketiga Messi di partai final setelah sebelumnya tampil pada edisi 2014 dan 2022.
Messi menutup turnamen dengan catatan delapan gol dan empat assist, namun gagal mempersembahkan gelar Piala Dunia kedua untuk Argentina.





