Joshua Kimmich Ungkap Kemunculan Ular Berbisa di Markas Timnas Jerman pada Piala Dunia 2026

“Kami harus berhati-hati terhadap hewan-hewan di sini. Saya merasa jika menginjak ular seperti itu, akibatnya bisa buruk,” ujar Kimmich.

Bukan Gangguan Alam Pertama yang Dialami Jerman

Kemunculan ular berbisa menjadi cerita unik yang mewarnai perjalanan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, Der Panzer mengawali turnamen dengan hasil meyakinkan setelah menang telak 7-1 atas Curacao pada pertandingan pembuka.

Di tengah suasana yang relatif tenang, Kimmich sempat berbagi cerita mengenai lingkungan sekitar markas tim, termasuk pohon magnolia di Amerika Serikat yang menurutnya lebih besar dan lebih sering berbunga dibandingkan yang ada di Jerman.

Baca Juga :  Rumor Gaji Fantastis Pep Guardiola Jika Gabung Al Nassr, Tembus Rp2,6 Triliun per Musim

Namun, gangguan dari alam bukanlah pengalaman baru bagi skuad Jerman dalam turnamen besar.

Saat tampil pada UEFA Euro 2024 di Jerman, markas latihan mereka di Herzogenaurach sempat menghadapi serangan nyamuk dalam jumlah besar.

Kondisi banjir, cuaca hangat, dan minimnya angin saat itu menyebabkan populasi nyamuk meningkat drastis di sekitar area latihan.

Baca Juga :  Lionel Messi Ukir Hattrick dan Samai Rekor Klose di Piala Dunia 2026: Ini Kata La Pulga

Sebagaimana dilaporkan The Athletic, situasi tersebut bahkan membuat pasokan obat pengusir serangga di wilayah setempat sempat menipis.

Pengelola markas latihan kemudian melakukan penyemprotan khusus untuk mengatasi masalah tersebut. Namun, aroma dari proses penyemprotan membuat para pemain, pelatih, dan staf lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan pada malam hari.

Jerman Bersiap Hadapi Pantai Gading

Kini, Timnas Jerman menghadapi tantangan yang berbeda selama berada di Amerika Serikat.

Pos terkait