Kantor keluarga (family office) milik pendiri Amazon, Jeff Bezos, terus memperbesar investasinya di sektor kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Sepanjang Juni 2026, Bezos Expeditions menanamkan modal pada lima startup AI sekaligus, menjadikannya salah satu family office paling aktif berinvestasi di perusahaan rintisan sepanjang tahun ini.
Berdasarkan data platform intelijen kekayaan pribadi Fintrx, lima startup yang memperoleh pendanaan dari Bezos Expeditions adalah Prometheus, General Intuition, CuspAI, Generalist, dan Flourish.
Secara keseluruhan, Bezos Expeditions telah menggelontorkan delapan investasi langsung ke perusahaan swasta selama 2026.
Investasi Terbesar ke Prometheus
Investasi terbesar diberikan kepada Prometheus melalui putaran pendanaan Seri B senilai 12 miliar dolar AS, atau sekitar Rp214,8 triliun (dengan asumsi kurs Rp17.900 per dolar AS).
Pendanaan tersebut membuat valuasi Prometheus mencapai sekitar 41 miliar dolar AS, setara Rp733,9 triliun.
Jeff Bezos juga tercatat sebagai salah satu pendiri sekaligus co-CEO Prometheus. Startup tersebut mengembangkan teknologi AI yang dirancang sebagai “insinyur buatan” (artificial engineer) untuk mempercepat proses riset, desain, hingga pembuatan berbagai produk fisik, mulai dari mesin jet hingga obat-obatan.
Dalam wawancara dengan CNBC pada Juni 2026, Bezos mengatakan bahwa kemajuan suatu negara sangat bergantung pada kemampuannya menciptakan inovasi baru.
Karena itu, Prometheus dibangun untuk memangkas waktu yang dibutuhkan sejak munculnya sebuah ide hingga menjadi produk yang benar-benar dapat digunakan.
Menurut Bezos, pengembangan teknologi seperti itu membutuhkan investasi yang sangat besar karena memerlukan kumpulan data dalam skala masif serta infrastruktur komputasi berkapasitas tinggi.
Hingga saat ini, Prometheus telah menghimpun pendanaan lebih dari 18 miliar dolar AS atau sekitar Rp322,2 triliun.





