BGN Hentikan Sementara SPPG yang Belum Beroperasi
Qodari menjelaskan Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang, telah mengambil langkah penataan dengan menghentikan sementara pembangunan maupun persiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum beroperasi.
Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Pada hari ini yang belum operasional itu di-stop dulu. Jadi semua yang statusnya persiapan, berapa persen pun, sejauh belum operasional di-stop dulu,” jelasnya.
Menurut Qodari, langkah tersebut bukan berarti menghentikan program MBG, melainkan bagian dari upaya perbaikan tata kelola dan peningkatan kualitas pelaksanaan program.
Pemerintah Evaluasi Penerima Manfaat hingga Tata Kelola
Lebih lanjut, Qodari mengklaim program MBG telah membantu pemenuhan kebutuhan gizi kelompok rentan, termasuk anak-anak sekolah yang kini mendapatkan akses makanan bergizi secara lebih teratur.
Saat ini, pemerintah disebut tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut.
Evaluasi mencakup berbagai aspek, mulai dari penerima manfaat, kondisi operasional SPPG, kualitas gizi makanan, hingga tata kelola dan keterlibatan vendor lokal dalam program.
“Nah yang operasional ini akan dievaluasi. Dievaluasi dari penerimanya, dievaluasi dari kondisi SPPG-nya, dievaluasi dari segi gizinya, dievaluasi dari segi tata kelola bagaimana melibatkan vendor lokal. Itu semua dievaluasi,” papar Qodari.





