Setelah memorandum of understanding (MoU) disepakati, administrator dana akan memiliki waktu sekitar 60 hari untuk menyusun rencana investasi serta menentukan proyek-proyek yang akan didanai.
Akses Dana Bergantung pada Kepatuhan Iran
Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, mengatakan Iran dapat mengakses dana rekonstruksi senilai 300 miliar dollar AS yang didukung negara-negara Teluk apabila mematuhi seluruh ketentuan dalam kesepakatan dengan Washington.
Persyaratan tersebut mencakup pembongkaran program nuklir Iran, penghapusan stok bahan nuklir yang telah diperkaya, serta penerimaan sistem inspeksi dan pengawasan yang ketat.
Sumber Reuters juga menyebut sejumlah perusahaan dari Korea Selatan, Jepang, Singapura, Malaysia, dan Amerika Serikat telah menyatakan komitmen pendanaan.
Meski demikian, rincian identitas perusahaan maupun besaran investasi masing-masing belum diungkapkan.
Dalam 60 hari ke depan, negosiator Amerika Serikat dan Iran diperkirakan masih akan melanjutkan pembahasan terkait isu nuklir, sanksi ekonomi, dan keamanan kawasan sebelum kesepakatan final resmi ditandatangani.





