Maseko membawa bola dalam posisi yang menjanjikan, tetapi Lee Gi-hyeok melakukan intervensi penting untuk menggagalkan peluang tersebut.
Tekanan Afrika Selatan berlanjut pada menit ke-30. Sebuah umpan terobosan berhasil membelah pertahanan Korea Selatan sebelum diakhiri tembakan keras yang memaksa Kim Seung-gyu melakukan penyelamatan.
Bola muntah kemudian disambar pemain Afrika Selatan dari jarak dekat. Namun, Kim kembali menunjukkan refleks luar biasa dengan melakukan penyelamatan kedua secara beruntun.
Memasuki akhir babak pertama, Afrika Selatan semakin intens menekan pertahanan lawan.
Pada menit ke-42, Relebohile Mofokeng menyambut skema bola mati yang dirancang dengan baik. Sayangnya, tembakannya masih melambung di atas mistar gawang.
Dua menit kemudian, Afrika Selatan kembali mengancam melalui sebuah tembakan yang akhirnya berhasil diblok barisan pertahanan Korea Selatan.
Di sisi lain, Korea Selatan kesulitan mengembangkan permainan. Beberapa kali upaya membangun serangan terhenti akibat kesalahan umpan di area tengah lapangan.
Hwang Hee-chan sempat mencoba mencetak gol melalui tembakan jarak jauh pada menit ke-34, tetapi bola masih melenceng dari target.
Hingga wasit Facundo Tello meniup peluit akhir babak pertama setelah tambahan waktu empat menit, tidak ada gol yang tercipta.
Kim Seung-gyu Jadi Pembeda
Meski Afrika Selatan tampil lebih dominan dan menghasilkan lebih banyak peluang berbahaya, Korea Selatan mampu bertahan berkat performa solid Kim Seung-gyu di bawah mistar.
Serangkaian penyelamatan penting yang dilakukan sang kiper membuat Korea Selatan tetap menjaga peluang meraih hasil positif pada babak kedua.





