Harga Emas Dunia Turun Lebih dari 1%, Pasar Khawatir The Fed Kembali Naikkan Suku Bunga

Lembaga Commerzbank menilai bahwa kenaikan inflasi dapat memperpanjang tekanan terhadap emas, meskipun di sisi lain berpotensi membuka peluang pemulihan di akhir tahun apabila The Fed tidak menaikkan suku bunga.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar 68 persen bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada Desember mendatang.

Baca Juga :  BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah hingga Februari 2026, Jangkau 11 Ribu UMKM

Tekanan Juga Terjadi pada Logam Mulia Lain

Selain emas, harga logam mulia lainnya juga ikut melemah. Harga perak spot turun 4,3 persen menjadi 65,23 dolar AS per ons.

Sementara itu, platinum melemah 2,1 persen menjadi 1.717,30 dolar AS per ons, dan palladium turun 1,3 persen ke level 1.220,92 dolar AS per ons.

Baca Juga :  Prabowo Dorong Garuda–Saudia Joint Venture, Menhub: Tekan Biaya Penerbangan Haji

Penurunan ini turut dipengaruhi oleh melemahnya harga minyak dunia setelah adanya perkembangan geopolitik di Timur Tengah, yang ikut meredakan kekhawatiran inflasi global.

Pos terkait