Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu, Pasien dan Pengunjung RS Samaritan Berhamburan Keluar

PALU — Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa sekitar pukul 10.27 WIB. Guncangan yang terasa cukup kuat memicu kepanikan warga, termasuk pasien dan pengunjung di Rumah Sakit Samaritan yang berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri.

Berdasarkan data terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut pada koordinat 1,04 derajat lintang selatan dan 120,23 derajat bujur timur. Lokasinya sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga :  KONAMI Guncang Kejati Jambi, Dugaan “Tender Gaib” Proyek Ujung Jabung Rp979 Juta Dibongkar

BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, getaran dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah, seperti Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, hingga Kabupaten Tojo Una-Una.

Akibat guncangan tersebut, warga di berbagai daerah dilaporkan keluar dari rumah untuk mencari tempat yang lebih aman.

Kepanikan juga terjadi di Rumah Sakit Samaritan. Sejumlah pasien, keluarga pasien, serta tenaga kesehatan segera menuju area terbuka sesaat setelah gempa dirasakan.

Beberapa pasien yang sedang menjalani perawatan dievakuasi menggunakan kursi roda maupun tempat tidur sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan maupun dampak lain yang dapat terjadi.

Baca Juga :  Gubernur Jateng Tegaskan Informasi Harus Membangun, Wonosobo Deklarasikan Perlawanan terhadap Hoaks

Halaman rumah sakit dipenuhi pasien dan pengunjung yang memilih bertahan di luar bangunan hingga situasi dinyatakan aman.

“Kami berlarian keluar karena guncangannya sangat terasa,” ujar Salam, salah seorang warga yang berada di rumah sakit saat gempa terjadi.

Petugas rumah sakit terus mengarahkan proses evakuasi agar berlangsung tertib serta memastikan seluruh pasien berada dalam kondisi aman.

Pos terkait