BMKG: Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Pacitan Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng, Tak Berpotensi Tsunami

PACITAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Sabtu (27/6/2026) dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan gempa yang terjadi sekitar pukul 14.47 WIB tersebut memiliki magnitudo terkini 5,3 dan dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Episenter gempa berada di koordinat 9,05 derajat Lintang Selatan dan 111,11 derajat Bujur Timur, atau tepatnya di laut sekitar 96 kilometer arah tenggara Pacitan dengan kedalaman 53 kilometer.

Baca Juga :  Istri Arinal Djunaidi Buka Suara soal Status Tersangka, Klaim Tak Ada Uang Masuk ke Pribadi

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng,” ujar Wijayanto dalam keterangan tertulis, Sabtu.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, mekanisme sumber gempa menunjukkan adanya pergerakan naik (thrust fault).

Wilayah yang Merasakan Guncangan Gempa

BMKG mencatat gempa dirasakan di sejumlah wilayah dengan tingkat intensitas yang berbeda.

Baca Juga :  BMKG Ungkap Daftar Wilayah dengan Suhu Terpanas Awal Mei 2026, Monsun Australia Jadi Pemicu

Intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seperti ada truk besar melintas):

  • Pacitan
  • Wonogiri
  • Tulungagung
  • Blitar

Intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh sebagian orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang):

  • Kulon Progo
  • Bantul
  • Sleman
  • Yogyakarta
  • Trenggalek
  • Malang
  • Nganjuk
  • Magetan
  • Klaten
  • Ponorogo
  • Jember

BMKG Minta Warga Tetap Tenang

BMKG menyatakan akan terus memantau kemungkinan terjadinya gempa susulan serta menyampaikan perkembangan informasi kepada pemerintah maupun masyarakat.

Pos terkait