FIFPro Desak Reformasi Tata Kelola FIFA, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dalam Rencana FIFA Forward Enterprise

FIFPro Kirim Surat Resmi kepada FIFA

Selain menyampaikan pernyataan kepada publik, FIFPro juga mengirimkan surat resmi kepada Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom. Surat tersebut berisi tuntutan terkait reformasi tata kelola organisasi.

Dalam surat itu, FIFPro menegaskan bahwa jabatan Presiden FIFA seharusnya digunakan untuk menjaga kepentingan organisasi, bukan mengambil keputusan di luar mekanisme kelembagaan.

Baca Juga :  Penampilan Pedri di Piala Dunia 2026 Dikritik, Mario Suarez: Dia Gelandang Terbaik di Dunia

“Peran presiden FIFA ada untuk melindungi institusi, bukan untuk melangkahi institusi tersebut. Piala Dunia bukanlah aset pribadi presiden mana pun. Begitu pula dengan FIFA itu sendiri. Keduanya dikelola sebagai amanah demi kepentingan sepak bola.”

FIFPro juga menilai penanganan usulan FFE menunjukkan adanya pola pengambilan keputusan tanpa konsultasi yang memadai.

Baca Juga :  Jorge Masvidal Soroti Gaya Hidup McGregor Jelang Duel Kontra Holloway

Sebagai contoh, organisasi tersebut menyinggung penerapan hydration breaks atau jeda minum yang dinilai lebih menyerupai uji coba konsep komersial daripada langkah yang sepenuhnya ditujukan untuk kesejahteraan pemain.

Melalui surat tersebut, FIFPro kembali mengingatkan bahwa komitmen antara FIFA dan para pemain harus dijalankan secara konsisten serta tetap berada dalam koridor tata kelola organisasi.

Pos terkait