Bahlil Minta PLN Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Bahlil mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo untuk memastikan penanganan gangguan dilakukan secara cepat dan tepat.
Ia meminta PLN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional, termasuk memperkuat langkah mitigasi guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
“Saya sudah berbicara sama Pak Dirut. Saya katakan segera melakukan langkah-langkah yang terukur agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, termasuk di dalamnya adalah pemadaman yang dikeluhkan oleh rakyat,” ucapnya.
Menurut Bahlil, pemerintah telah menjalankan tugasnya dalam menjamin ketersediaan energi dan regulasi pendukung. Oleh karena itu, penyelesaian persoalan teknis kini menjadi fokus utama PLN.
“Pemerintah sudah tegas tinggal PLN segera merealisasikannya. Segera atasi masalah teknis ini, karena masalah teknis semuanya ini kewenangan dan kendalinya memang ada di PLN,” katanya.
PLN Ungkap Penyebab Pemadaman Bergilir
Sebelumnya, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan gangguan pasokan listrik terjadi akibat kendala teknis yang dialami dua pembangkit listrik besar di Pulau Jawa.
Kedua pembangkit tersebut dimiliki dan dioperasikan oleh Independent Power Producer (IPP) atau produsen listrik swasta yang menjadi mitra PLN.
“Ada kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami, yaitu ada dua pembangkit independent power producer yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa,” ujar Darmawan.
Akibat gangguan tersebut, kemampuan pasokan daya listrik di sistem Jawa mengalami penurunan yang signifikan.





