Daftar Pinjol Resmi OJK Oktober 2026, Ini Layanan yang Berizin

Daftar pinjol resmi OJK Oktober 2026 penting diketahui masyarakat yang berencana menggunakan layanan pinjaman online. Pasalnya, tidak semua platform pinjaman online yang beredar telah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK mengimbau masyarakat menggunakan layanan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) atau fintech peer-to-peer (P2P) lending yang telah mendapatkan izin. LPBBTI merupakan layanan yang mempertemukan pemberi dana dengan penerima dana melalui sistem elektronik.

Lantas, apa saja pinjol resmi OJK yang dapat menjadi acuan pada Oktober 2026?

Daftar Pinjol Resmi OJK Oktober 2026

Berdasarkan direktori OJK yang diterbitkan pada 31 Agustus 2026 untuk posisi penyelenggara sampai dengan 30 Juni 2026, terdapat 94 penyelenggara LPBBTI atau fintech P2P lending yang telah berizin OJK.

OJK juga menyediakan direktori LPBBTI secara berkala. Karena itu, masyarakat sebaiknya mengecek status izin platform melalui direktori terbaru OJK sebelum mengajukan pinjaman.

Berikut daftar penyelenggara yang tercantum dalam direktori tersebut:

  1. Danamas – PT Pasar Dana Pinjaman
  2. Amartha – PT Amartha Mikro Fintek
  3. Dompet Kilat – PT Indo FinTek
  4. Boost – PT Creative Mobile Adventure
  5. Tokomodal – PT Toko Modal Mitra Usaha
  6. Modalku – PT Mitrausaha Indonesia Grup
  7. KTA Kilat – PT Pendanaan Teknologi Nusa
  8. Kredit Pintar – PT Kredit Pintar Indonesia
  9. Finmas – PT Oriente Mas Sejahtera
  10. KlikA2C – PT Aman Cermat Cepat
  11. Akseleran – PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia
  12. Ammana – PT Ammana Fintek Syariah
  13. PinjamanGO – PT Dana Pinjaman Inklusif
  14. KoinP2P – PT Lunaria Annua Teknologi
  15. Pohondana – PT Pohon Dana Indonesia
  16. Mekar – PT Mekar Investama Sampoerna
  17. AdaKami – PT Pembiayaan Digital Indonesia
  18. Esta Kapital – PT Esta Kapital Fintek
  19. KreditPro – PT Tri Digi Fin
  20. FINTAG – PT Fintagra Homido Indonesia
  21. RupiahCepat – PT Kredit Utama Fintech Indonesia
  22. Crowdo – PT Mediator Komunitas Indonesia
  23. Indodana Fintech – PT Artha Dana Teknologi
  24. JULO – PT Julo Teknologi Finansial
  25. Pinjamin – PT Progo Puncak Group
  26. DanaKredi – PT Pindar Berbagi Bersama
  27. OVO Finansial – PT Indonusa Bara Sejahtera
  28. PinjamModal – PT Finansial Integrasi Teknologi
  29. Alami – PT Alami Fintek Sharia
  30. AwanTunai – PT Simplefi Teknologi Indonesia
  31. Danakini – PT Dana Kini Indonesia
  32. Singa – PT Abadi Sejahtera Finansindo
  33. Danamerdeka – PT Intekno Raya
  34. Easycash – PT Indonesia Fintopia Technology
  35. Pinjamyuk – PT Kuaikuai Tech Indonesia
  36. Finplus – PT Rezeki Bersama Teknologi
  37. Uangme – PT UangMe Fintek Indonesia
  38. PinjamDuit – PT Stanford Teknologi Indonesia
  39. DANA SYARIAH – PT Dana Syariah Indonesia
  40. BATUMBU – PT Berdayakan Usaha Indonesia
  41. Cashcepat – PT Artha Permata Makmur
  42. klikUMKM – PT Pinjaman Kemakmuran Rakyat
  43. Pinjam Gampang – PT Kredit Plus Teknologi
  44. cicil – PT Cicil Solusi Mitra Teknologi
  45. lumbungdana – PT Lumbung Dana Indonesia
  46. KrediOne – PT Inovasi Terdepan Nusantara
  47. Kredinesia – PT Kreditku Teknologi Indonesia
  48. Pintek – PT Pinduit Teknologi Indonesia
  49. ModalRakyat – PT Modal Rakyat Indonesia
  50. SOLUSIKU – PT Anugerah Digital Indonesia
  51. Cairin – PT Idana Solusi Sejahtera
  52. Danaku – PT Trust Teknologi Finansial
  53. KLIK KAMI – PT Harapan Fintech Indonesia
  54. Duha SYARIAH – PT Duha Madani Syariah
  55. Invoila – PT Sol Mitra Fintec
  56. Sanders One Stop Solution – PT Satustop Finansial Solusi
  57. DanaBagus – PT Dana Bagus Indonesia
  58. UKU – PT Teknologi Merlin Sejahtera
  59. KREDITO – PT Fintek Digital Indonesia
  60. AdaPundi – PT Info Tekno Siaga
  61. Lentera Dana Nusantara – PT Lentera Dana Nusantara
  62. Modal Nasional – PT Solusi Teknologi Finansial
  63. Komunal – PT Komunal Finansial Indonesia
  64. Restock.ID – PT Cerita Teknologi Indonesia
  65. Avantee – PT Grha Dana Bersama
  66. Gradana – PT Gradana Teknoruci Indonesia
  67. Danacita – PT Inclusive Finance Group
  68. Pijar – PT IKI Karunia Indonesia
  69. Ivoji – PT Finansia Aira Teknologi
  70. Indofund.id – PT Bursa Akselerasi Indonesia
  71. iGrow – PT iGrow Resources Indonesia
  72. Danai.id – PT Adiwisata Finansial Teknologi
  73. DUMI – PT Fidac Inovasi Teknologi
  74. LAHAN SIKAM – PT Lampung Berkah Finansial Teknologi
  75. qazwa.id – PT Qazwa Mitra Hasanah
  76. KrediFazz – PT KrediFazz Digital Indonesia
  77. KreditOK – PT Doeku Peduli Indonesia
  78. Aktivaku – PT Aktivaku Investama Teknologi
  79. Danain – PT Mulia Inovasi Digital
  80. Indosaku – PT Indosaku Teknologi Indonesia
  81. EDUFUND – PT Fintech Bina Bangsa
  82. GandengTangan – PT Kreasi Anak Indonesia
  83. PAPITUPI SYARIAH – PT Piranti Alphabet Perkasa
  84. BantuSaku – PT Smartec Teknologi Indonesia
  85. danabijak – PT Digital Micro Indonesia
  86. AdaModal – PT Solid Fintek Indonesia
  87. SamaKita – PT Sejahtera Sama Kita
  88. KawanCicil – PT Kawan Cicil Teknologi Utama
  89. KlikCair – PT Klikcair Magga Jaya
  90. ETHIS – PT Ethis Fintek Indonesia
  91. SAMIR – PT Sahabat Mikro Fintek
  92. UATAS – PT Plus Ultra Abadi
  93. Asetku – PT Pintar Inovasi Digital
  94. Findaya – PT Mapan Global Reksa
Baca Juga :  Polda Sumsel Bongkar Dugaan Kredit Fiktif Bank BUMN Rp90 Miliar, 15 Tersangka Ditetapkan

Cara Memastikan Pinjol Resmi OJK

Daftar penyelenggara fintech lending dapat berubah sesuai perkembangan perizinan dan pengawasan OJK. Karena itu, masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan daftar yang beredar di media sosial atau situs lain.

Baca Juga :  OJK Ungkap Klaim BPJS Ketenagakerjaan Naik Rp1,85 Triliun pada Maret 2026 Akibat PHK

OJK mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan jasa penyelenggara LPBBTI yang telah berizin. Untuk memastikan status suatu layanan, masyarakat dapat mengeceknya melalui direktori LPBBTI OJK atau menghubungi Kontak OJK 157 dan WhatsApp 081 157 157 157.

Selain memastikan legalitas, calon pengguna juga perlu memahami seluruh ketentuan pinjaman sebelum menyetujui perjanjian. Hal yang perlu diperhatikan antara lain bunga atau manfaat ekonomi, biaya layanan, tenor, jumlah pembayaran, serta risiko yang tercantum dalam perjanjian.

Dengan demikian, jangan hanya melihat kemudahan pencairan ketika memilih pinjaman online. Pastikan platform yang digunakan memiliki izin OJK dan pahami seluruh kewajiban pembayaran sebelum mengajukan pinjaman.

Pos terkait