Update Pencarian KM Virgo: 22 Orang Selamat, 4 Tewas, 129 Masih Hilang

Update Pencarian KM Virgo: 22 Orang Selamat, 4 Tewas, 129 Masih Hilang

SURABAYA – Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban KMP Virgo Transport 8 yang terbalik di perairan Laut Jawa. Hingga Selasa (15/9/2027), sebanyak 22 orang ditemukan selamat, sementara empat orang ditemukan meninggal dunia.

Selain itu, sebanyak 129 orang lainnya masih dalam pencarian intensif Tim SAR Gabungan.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syafii menjelaskan, 22 penumpang yang ditemukan selamat telah dievakuasi menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB) milik Lanal Banjarmasin menuju Pelabuhan Trisakti.

“Sebelum tiba di pelabuhan, para korban terlebih dahulu dievakuasi oleh KM Cahaya Bahari Jaya, kemudian dipindahkan ke KRI Nala untuk proses lanjutan menuju daratan,” tuturnya.

Baca Juga :  ‎GMICAK Siap Turun Aksi, Sorot Dugaan Pelangsiran dan “Permainan” BBM di SPBU 23.372.15 Senamat

Empat Jenazah Dievakuasi melalui Jalur Udara

Sementara itu, proses evakuasi jenazah dilakukan melalui jalur udara dengan mengerahkan dua unit helikopter.

Helikopter HR-3601 mendarat di Bandara Syamsudin Noor pada pukul 11.23 Wita dengan membawa dua jenazah yang sebelumnya dievakuasi dari TB Trans Coal Pacific.

Selang sekitar 30 menit, tepatnya pukul 11.55 Wita, helikopter AS-365 P-3013 tiba di bandara yang sama dengan membawa dua jenazah tambahan dari kapal tersebut.

Dengan demikian, empat korban meninggal dunia telah berhasil dievakuasi melalui jalur udara.

Total 129 Penumpang Masih Dicari

Muhammad Syafii menambahkan, berdasarkan data terbaru, total 114 orang telah berhasil dievakuasi dalam operasi SAR. Data tersebut terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.

Baca Juga :  Ahli Pidana Soroti Alat Bukti Kasus Abdul Wahid, Singgung Dugaan Rekayasa dan Minta KPK Dilaporkan Jika Terdakwa Bebas

Sementara itu, 129 penumpang lainnya masih belum ditemukan dan menjadi prioritas utama pencarian pada hari ketiga atau H3 operasi SAR.

Muhammad Syafii memastikan seluruh unsur SAR Gabungan terus bekerja maksimal melalui jalur laut dan udara.

Unsur laut menyisir sejumlah titik pencarian yang telah ditentukan. Dari jalur udara, pesawat Cessna 208 Caravan juga dikerahkan untuk membantu proses pencarian dan telah mendarat di Bandara Syamsudin Noor pada pukul 11.40 Wita.

“Operasi pencarian terus kami optimalkan dengan mengerahkan unsur laut dan udara. Setiap perkembangan di lapangan terus kami evaluasi untuk memastikan search area dapat ditentukan secara efektif dan peluang ditemukannya korban semakin besar,” ujar Mohammad Syafii.

Pos terkait