7 Letusan Gunung Berapi Paling Mematikan, 3 di Antaranya Terjadi di Indonesia

Setidaknya ada tujuh erupsi atau letusan gunung berapi paling mematikan yang tercatat sepanjang sejarah. Selain menimbulkan kerusakan lingkungan di wilayah sekitar, sejumlah letusan tersebut juga menyebabkan ribuan orang kehilangan nyawa.

Data tersebut berdasarkan pendataan Survei Geologi Amerika Serikat atau United States Geological Survey (USGS). Lembaga tersebut mencatat berbagai peristiwa letusan gunung berapi yang terjadi sejak tahun 1500-an.

Beberapa erupsi dalam daftar tersebut juga memicu bencana lanjutan, seperti tsunami hingga kelaparan. Akibatnya, banyak korban jiwa justru disebabkan oleh bencana susulan, bukan semata-mata akibat letusan gunung berapi.

Baca Juga :  Venezuela Diguncang 300 Gempa Susulan, Hoaks Tsunami Disebut Ganggu Proses Evakuasi

Lantas, apa saja letusan gunung berapi paling mematikan di dunia?

3 Letusan Gunung Berapi Mematikan Terjadi di Indonesia

Berdasarkan data USGS, tiga dari tujuh erupsi paling mematikan dalam sejarah terjadi di wilayah Indonesia.

Ketiga gunung berapi tersebut adalah Gunung Kelud yang meletus pada 1586, Gunung Tambora pada 1815, serta Krakatau pada 1883.

Sementara empat letusan lainnya terjadi di Kolombia, Martinique, Jepang, dan Islandia.

Baca Juga :  JD Vance Pimpin Delegasi AS ke Pakistan, Bahas Negosiasi Gencatan Senjata dengan Iran

Letusan Gunung Tambora di Pulau Sumbawa pada 1815 tercatat sebagai erupsi paling mematikan dalam daftar tersebut. Letusan dahsyat itu menyebabkan kelaparan parah yang kemudian menewaskan sekitar 92.000 orang.

Erupsi besar berikutnya terjadi pada 1883, yakni letusan Krakatau. Peristiwa tersebut memicu serangkaian tsunami yang mengakibatkan lebih dari 36.000 orang meninggal dunia.

Sementara itu, letusan Gunung Kelud pada 1586 tercatat menyebabkan sekitar 10.000 korban jiwa.

Pos terkait