Polisi Dalami Peran Ibu Korban dalam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Kakak Beradik di Sumedang

SUMEDANG. – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang masih mendalami kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus penyiraman air keras terhadap dua kakak beradik di Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Penyidik saat ini memeriksa ibu kandung korban berinisial KY untuk mendalami seluruh fakta yang berkaitan dengan kasus tersebut, termasuk alasan tidak dilaporkannya peristiwa yang menimpa kedua anaknya kepada pihak kepolisian.

Polisi Dalami Status Hukum Ibu Korban

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, mengatakan penyidik masih melakukan pemeriksaan secara mendalam untuk menentukan status hukum KY, ibu dari korban RF (9) dan QS (6).

Baca Juga :  Nestapa Kakak Beradik di Sumedang Disiram Air Keras, Pelaku Selingkuhan Ibu Korban Kesal Soal Utang

Menurutnya, salah satu hal yang menjadi perhatian penyidik adalah tidak adanya laporan kepada polisi setelah insiden pertama yang menimpa salah satu korban.

“Masih kita dalami (kemungkinan ibu kandung korban ditetapkan sebagai tersangka baru). Saat kejadian pertama yang menimpa QS, peristiwa ini tidak dilaporkan. Jadi, kami masih mendalami motif lain dan kemungkinan menetapkan ibu korban sebagai tersangka dalam kasus ini,” ujar Sandityo saat memberikan keterangan di Mapolres Sumedang, Jumat (19/6/2026).

Baca Juga :  KPK Dalami Pengurusan Lelang Proyek, Periksa Anggota DPRD Rejang Lebong dari PKB

Penyidik juga mendalami hubungan antara tersangka dengan ibu korban yang disebut telah berlangsung selama beberapa bulan.

“Itu juga masih kita dalami oleh penyidik. Tersangka WS dan ibu korban (KY) memiliki hubungan spesial yang sudah berlangsung selama 4 bulan. Ayah korban sendiri bekerja di Bengkulu dan jarang pulang,” kata Sandityo.

Pelaku Ditangkap, Motif Diduga Utang dan Persoalan Pribadi

Polisi sebelumnya telah menangkap pelaku utama berinisial W alias Wendi (32), yang diketahui merupakan warga di lingkungan sekitar korban.

Pos terkait