IPO SpaceX Dongkrak Kekayaan Elon Musk, Lampaui Gabungan Harta Jeff Bezos dan Mark Zuckerberg

JAKARTA. – Penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) SpaceX disebut turut mendongkrak kekayaan bersih Elon Musk hingga mencapai 1 triliun dollar AS atau sekitar Rp17,7 kuadriliun.

Peningkatan tersebut didorong oleh valuasi SpaceX serta kepemilikan Musk di sejumlah perusahaan lain, seperti Tesla, xAI, dan X.

Dengan capaian tersebut, Elon Musk semakin mengukuhkan posisinya sebagai orang terkaya di dunia.

Menurut laporan MoneyWise, kekayaan Musk kini melampaui gabungan sejumlah tokoh teknologi ternama dunia.

“Kekayaan bersih Elon Musk lebih besar dari Larry Page 294,1 miliar dollar AS (Rp5,2 kuadriliun), Sergey Brin 271,3 miliar dollar AS (Rp4,8 kuadriliun), Jeff Bezos 248,9 miliar dollar AS (Rp4,41 kuadriliun), dan Mark Zuckerberg 194,8 miliar dollar AS (Rp3,45 kuadriliun), jika digabungkan,” tulis MoneyWise, Minggu (14/6/2026).

Baca Juga :  Kapal MT Novah 9.000 DWT Tiba di Indonesia, Chandra Asri Perkuat Logistik Domestik dan Regional

Besarnya kesenjangan tersebut dinilai tidak lepas dari ekspansi bisnis Musk yang kini mencakup sektor otomotif listrik, kecerdasan buatan, media sosial, hingga industri antariksa.

Sebagai perbandingan, selisih kekayaan Musk dengan pendiri Amazon, Jeff Bezos, disebut mencapai sekitar 750 miliar dollar AS atau setara Rp13,2 kuadriliun.

Spekulasi Merger SpaceX dan Tesla

Di tengah lonjakan valuasi SpaceX, pasar juga menyoroti spekulasi mengenai kemungkinan merger antara SpaceX dan Tesla.

Baca Juga :  Hari Bumi, Bank Mandiri Luncurkan Fitur Sertifikat Pengurangan Emisi di Livin’

Menurut laporan Simply Wall Street, hubungan bisnis kedua perusahaan saat ini sudah cukup erat, mulai dari pengembangan chip, infrastruktur kecerdasan buatan (AI), hingga proyek penyimpanan energi.

“Spekulasi merger ini muncul pada saat Tesla sudah terkait erat dengan SpaceX melalui manufaktur chip, infrastruktur AI, dan proyek penyimpanan energi. Investor sekarang perlu berpikir lebih dalam tentang apakah Nasdaq:TSLA dapat berkembang menjadi platform ekosistem Musk yang lebih luas,” tulis Simply Wall Street, Senin (15/6/2026).

Jika terealisasi, penggabungan dua perusahaan teknologi tersebut diperkirakan akan semakin meningkatkan valuasi aset milik Elon Musk.

Pos terkait