Jakarta — Beredar kabar Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dikabarkan akan mengundurkan diri dari jabatannya. Rumor tersebut ramai beredar di kalangan wartawan yang mengutip informasi awal dari sumber anonim.
Menanggapi isu tersebut, Purbaya menegaskan bahwa kabar itu tidak benar atau hoaks.
“Ha ha ha enggak bener lah,” kata Purbaya melalui pesan singkat WhatsApp saat dikonfirmasi terkait isu pengunduran dirinya, Kamis (4/6/2026).
Istana Bantah Isu Reshuffle Menkeu
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi juga menegaskan bahwa tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan. Pernyataan tersebut disampaikan untuk merespons kabar pengunduran diri Purbaya Yudhi Sadewa.
Ia menegaskan pemerintah tidak memiliki rencana melakukan reshuffle kabinet. Menurutnya, fokus saat ini adalah memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk menjaga stabilitas ekonomi.
“Tidak ada rencana pergantian. Justru yang sekarang kita perlukan adalah saling, apa namanya, koordinasi yang erat, yang intens antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan tentu di bawah koordinasi Kemenko Ekonomi,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Pernyataan Purbaya Soal Beban Kerja Menkeu
Sebelumnya, Purbaya sempat berkelakar bahwa jabatan Menteri Keuangan lebih berat dibanding saat dirinya menjabat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Sejak dilantik menjadi Menteri Keuangan pada 8 September 2025, ia mengaku berat badannya turun sekitar 10 kilogram.
“Ya kan banyak kerjaan. Di samping itu nyesal kenapa saya jadi Menteri Keuangan, jadi banyak kerjaan. Harusnya kita santai di LPS,” kata Purbaya dalam acara Jogja Financial Festival 2026, Jumat (22/5/2026).
Ia juga menyinggung soal perbedaan pendapatan antara jabatannya saat ini dengan sebelumnya di LPS.
“Enak sih Ketua LPS, gaji gede, kerja agak santai. Kalau Menkeu gaji turun sedikit, kerja lebih berat. Delapan bulan jadi menteri, berat badan turun 10 kg,” tuturnya.
