BOGOR – Seorang pemuda berinisial YS meninggal dunia setelah tertabrak kereta rel listrik (KRL) di area pelintasan Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Jumat (26/6/2026).
Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dan selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Salah seorang warga, Altaf (21), mengatakan jasad korban ditemukan berjarak cukup jauh dari mobil bernomor polisi F 1062 DV yang terparkir di sisi Jalan Sholeh Iskandar.
“Kira-kira 15 sampai 21 meter lah. Lumayan jauh kan dari sini ke sananya. Kalau pakai motor sekitar 3 menit, 4 menit,” kata Altaf di Jalan Sholeh Iskandar, Jumat.
Korban Sempat Terlihat Mondar-mandir di Rel
Menurut Altaf, sehari sebelum kejadian, Kamis (25/6/2026), korban terlihat berjalan mondar-mandir di sekitar jalur rel kereta.
Korban, kata dia, bahkan sempat diingatkan oleh para pedagang agar tidak berada di area pelintasan rel karena membahayakan keselamatan.
“Iya, mondar-mandir yang di Jalan Baru ini, bolak-balik rel,” ujarnya.
Korban Tertabrak KRL Arah Jakarta-Bogor
Sementara itu, Kapolsek Tanah Sareal Kompol Sonson Sudarsono mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga mengenai kecelakaan tersebut sekitar pukul 11.00 WIB.
Berdasarkan informasi awal, korban meninggal dunia setelah tertabrak kereta yang melaju dari arah Jakarta menuju Bogor.
“Di samping kalau arah dari Jakarta menuju Bogor, di ruas bahu jalan rel kereta yang di bagian kanan,” ujar Sonson di lokasi.
Saat ini, jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Kota Bogor untuk proses penanganan lebih lanjut.





