Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjaga perdamaian dunia di tengah situasi global yang semakin multipolar. Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungannya ke Istana Elysee, Prancis, Kamis (28/5).
Istilah multipolar merujuk pada kondisi dunia saat ini yang berbeda dengan era Perang Dingin. Jika sebelumnya dunia didominasi dua kekuatan besar, yakni Uni Soviet dan Amerika Serikat, kini hubungan internasional melibatkan lebih banyak kekuatan global.
“Indonesia memandang Prancis dan Eropa sebagai kekuatan dunia yang penting dan kami ingin melihat peran Prancis dan Eropa semakin kuat, semakin kokoh, sehingga kita bisa bekerja sama dalam keadaan dunia yang multipolar,” kata Prabowo dalam pidatonya di Paris, Kamis (28/5).
Prabowo menegaskan Indonesia akan tetap konsisten memelihara perdamaian dunia di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Menurutnya, perkembangan sains dan teknologi membuat dunia terasa semakin kecil sehingga perang dan konflik tidak akan membawa manfaat bagi siapa pun.
“Karena itu, kami sangat gembira bahwa kita sekarang sudah punya comprehensive strategic partnership dan kita tentunya akan lihat dalam saat yang mendatang kerja sama yang lebih konkret, lebih seimbang, dan lebih berdampak,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga memuji kepemimpinan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dinilai memiliki sikap tegas dan berpegang pada prinsip.
Ia menyebut Prancis memiliki peranan penting di tengah situasi dunia yang tidak menentu saat ini.
Salah satu contohnya, kata Prabowo, adalah peran aktif Prancis dalam mengajak negara-negara Barat untuk mendukung kemerdekaan Palestina.
“Kepemimpinan Presiden Macron di dunia internasional terasa, bahwa Presiden Macron, Republik Prancis, selalu berani mengambil sikap yang positif, sikap yang tegas sesuai dengan prinsip-prinsip yang dipegang oleh Republik Prancis,” ucapnya.





