PKS Distribusikan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Terdampak Banjir di Sumatra

Jakarta — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyalurkan hewan kurban hingga ke wilayah terdampak banjir di Sumatra pada perayaan Iduladha tahun ini.

Ketua Panitia Syiar Zulhijjah PKS, Iman Firmansyah, mengatakan jumlah hewan kurban yang dihimpun dari kader PKS tahun ini mencapai 2.911 ekor sapi serta 4.562 ekor kambing dan domba.

Sementara itu, hewan kurban dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS sebanyak 73 ekor sapi didistribusikan ke berbagai daerah untuk disembelih.

Iman menjelaskan, enam ekor sapi secara khusus disalurkan ke wilayah terdampak bencana banjir di Sumatra yang terjadi pada November tahun lalu.

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Terjang OKU Selatan, 4 Sekolah Rusak dan Pohon Tumbang di Sejumlah Titik

“Secara simbolis penyembelihan di kantor partai 4 ekor, 23 ekor di rumah pemotongan hewan, 21 ekor didistribusikan ke DPW-DPW yang belum ada anggota DPR RI, 6 ekor khusus untuk daerah bencana banjir Sumatra, dan 18 ekor didistribusikan ke organisasi masyarakat di Jakarta dan sekitarnya,” kata Iman dalam keterangan tertulis, Kamis (28/5).

PKS juga mengajak masyarakat menjadikan ibadah kurban tidak hanya sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial dan pemberdayaan umat.

Dari sejumlah sapi yang disembelih di Kantor DPP PKS, salah satunya merupakan sapi kurban dari anak muda PKS yang tergabung dalam Garuda Keadilan (GK).

Baca Juga :  Kasus Chat Mesum Mahasiswa FH UI Disorot DPR, Dinilai Cederai Integritas Calon Praktisi Hukum

Sapi bernama Geno tersebut secara simbolis diserahkan Presiden GK Dhia Ul Haq Al-Azamie kepada Ketua Majelis Syura PKS Mohammad Sohibul Iman.

Sapi bali albino itu kemudian disembelih langsung oleh Presiden PKS Almuzzammil Yusuf dengan diiringi doa yang dipimpin Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) PKS Muslih Abdul Karim.

“Semoga Allah memberikan keberkahan kepada kita semua, semoga tahun yang akan datang bisa lebih besar lagi yang bisa kita kontribusikan untuk bangsa dan negara,” kata Almuzzammil.

Pos terkait