Nenek di Wonosobo Ditagih Utang Rp 2,5 Miliar yang Tak Pernah Diajukan, Mengaku Hidup dalam Ketakutan

Ia mengaku tidak memahami isi dokumen yang dimaksud sehingga berupaya meminta penjelasan lebih lanjut. Akan tetapi, penjelasan yang diterimanya tidak memberikan keterangan rinci mengenai asal-usul kredit tersebut.

Menurut Mien, dirinya justru diminta membayar tagihan yang tidak pernah diajukan.

Keluarga kemudian mengetahui bahwa selain nilai pokok utang, terdapat pula denda dan penalti yang ikut ditagihkan.

“Pokok, denda, sama penalti, ditotal mungkin lebih dari Rp 3 miliar,” terangnya.

Sudah Melapor ke Polisi Sejak Dua Tahun Lalu

Merasa tidak mendapatkan kejelasan, Mien akhirnya melaporkan persoalan tersebut ke Polres Wonosobo.

Baca Juga :  Kompolnas RI Hadir Mengikuti Rekonstruksi Kasus Rudapaksa di Jambi

Meski laporan telah berjalan selama dua tahun, pihak keluarga menilai belum ada perkembangan signifikan dalam penanganan kasus tersebut.

Mereka mengaku hanya menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) yang menyebutkan dokumen kredit dari pihak perbankan belum ditemukan.

Berdasarkan data yang diterima keluarga, terdapat dua nama yang disebut melakukan pencairan dana dan keduanya masih memiliki hubungan keluarga dengan Mien.

Nilai dana yang dicairkan disebut berkisar antara Rp 1,6 miliar hingga Rp 2,5 miliar.

Baca Juga :  Petaka Kabel Menjuntai di Jaksel, Siswi SMAN 6 Jakarta Tewas Terlindas Bus Sekolah

Meski demikian, Mien menegaskan tidak pernah memberikan kuasa kepada siapa pun untuk mengambil dana tersebut.

Ia berharap seluruh pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut dapat dipertemukan agar persoalan menjadi lebih jelas.

“Proses hukum itu bisa jalan di polres. Tapi kami ingin dipertemukan sama notarisnya, sama perbankannya juga. Selama ini selalu ada saja alasannya,” pungkasnya.

Polisi Ungkap Perkembangan Penyelidikan

Kasat Reskrim Polres Wonosobo AKP Arif Kristiawan mengatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan sejumlah langkah telah dilakukan.

Pos terkait