Terpukau Atmosfer Stadion Pakansari
Selain berbicara mengenai debutnya, Baker mengaku terkesan dengan atmosfer yang diciptakan suporter Indonesia di Stadion Pakansari.
Menurutnya, dukungan yang diberikan sepanjang pertandingan menjadi pengalaman terbaik dalam karier sepak bolanya hingga saat ini.
“Stadionnya luar biasa. Para suporter benar-benar luar biasa malam ini,” ujar penyerang yang tengah menjalani pendidikan di Universitas Georgetown, Amerika Serikat, tersebut.
“Sejujurnya, ini mungkin pengalaman terbaik yang pernah saya rasakan. Saya belum pernah bermain di stadion yang penuh seperti ini.”
Baker mengatakan dukungan suporter memberikan energi tambahan bagi seluruh pemain sepanjang pertandingan.
“Mereka terus mendorong kami. Rasanya benar-benar luar biasa.”
Resmi Menjadi WNI dan Langsung Bersinar di Laga Perdana
Mitchell Baker resmi menjadi Warga Negara Indonesia setelah menjalani pengambilan sumpah kewarganegaraan di Kementerian Hukum, Jakarta, pada 13 Juli 2026.
Pemain yang lahir di Melbourne pada 11 Desember 2006 itu memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya, Maureen Lee Baker.
Hak kewarganegaraan Indonesia diperoleh melalui garis keluarga sang ibu. Kakeknya, Han Koen Lie, lahir di Yogyakarta pada 19 Januari 1937, sedangkan neneknya, Li Nio The Lie, lahir di Semarang pada 27 Mei 1940.
Baker dijadwalkan bergabung dengan klub Major League Soccer (MLS), Colorado Rapids, setelah terpilih dalam MLS SuperDraft pada akhir 2025 lalu.
Debut gemilang dengan torehan tiga gol menjadi awal yang manis bagi perjalanan Mitchell Baker bersama Timnas Indonesia. Penampilan impresifnya sekaligus menambah optimisme publik terhadap kekuatan skuad Garuda di ASEAN Championship 2026.





