Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, menerima hadiah berupa anggrek bulan berwarna ungu dari Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam rangka ulang tahunnya yang ke-65.
Jokowi genap berusia 65 tahun pada Minggu (21/6/2026). Pemberian bunga tersebut menarik perhatian publik karena anggrek bulan ungu dikenal memiliki makna simbolis yang kuat dalam tradisi pemberian bunga.
Floral designer sekaligus educator Jefe Flower, Jessica Febilian, S.Ked., MBA, menjelaskan bahwa makna bunga pada dasarnya bersifat simbolik dan dapat ditafsirkan berbeda oleh setiap individu.
Meski demikian, dalam dunia floristry, anggrek bulan ungu umumnya dikaitkan dengan penghormatan, kekaguman, kemuliaan, serta apresiasi yang tulus.
“Anggrek bulan ungu umumnya dimaknai sebagai simbol penghormatan, kekaguman, kemuliaan, martabat, dan apresiasi yang tulus,” ujar Jessica kepada Kompas.com, Rabu (24/6/2026).
Simbol Penghormatan yang Elegan
Jessica menjelaskan bahwa anggrek bulan memiliki posisi istimewa di Indonesia. Bunga tersebut ditetapkan sebagai Puspa Pesona Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1993.
Karena itu, anggrek bulan tidak hanya dikenal karena keindahannya, tetapi juga memiliki nilai simbolis yang kuat.
Dalam dunia floristry, anggrek kerap dikaitkan dengan keanggunan, penghargaan, kemewahan, dan kekaguman. Sementara warna ungu memiliki sejarah panjang sebagai simbol kehormatan dan kemuliaan.
“Sebagai florist, saya melihat anggrek bulan ungu sebagai bunga yang menyampaikan penghormatan dengan cara yang elegan,” kata Jessica.





