BANGKALAN – Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Suramadu, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (3/7/2026). Insiden tersebut diduga dipicu sopir bus yang mengalami microsleep saat mengemudi.
Akibat kecelakaan itu, sepasang suami istri meninggal dunia di lokasi, sementara tujuh orang lainnya mengalami luka-luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan Ipda Akhmad Jauhari mengatakan, petugas masih melakukan proses evakuasi terhadap korban maupun kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi bus mengalami microsleep,” ujarnya.
Kronologi Kecelakaan
Jauhari menjelaskan, kecelakaan bermula ketika bus bernomor polisi M 7537 UA yang dikemudikan AS (61), warga Kabupaten Sampang, melaju dari arah Surabaya menuju Bangkalan.
Saat melintas di akses Jembatan Suramadu, bus menabrak sepeda motor bernomor polisi W 2201 ZO yang dikendarai M (46) bersama istrinya, U (40), warga Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.
“Untuk motor terseret sejauh 200 meter,” kata Jauhari.
Bus kemudian tidak berhenti dan terus melaju hingga menghantam mobil Toyota Avanza bernomor polisi N 1890 NB yang dikemudikan MZ (36), warga Kabupaten Jember.
Mobil tersebut mengangkut delapan penumpang yang sedang dalam perjalanan menuju Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, untuk menghadiri acara lamaran.
Setelah itu, bus kembali menabrak truk boks bernomor polisi W 9042 PC yang dikemudikan SW (33), warga Kabupaten Pasuruan, serta truk fuso bernomor polisi N 9144 UF yang dikendarai NH (50), warga Kabupaten Bojonegoro.
Benturan keras menyebabkan truk boks dan truk fuso terguling di badan jalan sehingga proses evakuasi berlangsung cukup lama.





