Hari Keenam Pencarian Dua Remaja Hilang di Gunung Bismo Wonosobo Masih Nihil, Tim SAR Persempit Area Penyisiran

Area Pencarian Dipersempit

Selama operasi berlangsung, tim SAR telah menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi jalur pendakian kedua korban, mulai dari kawasan hutan Sebrani, jalur Gunung Bismo via Deroduwur, jalur Silandak, jalur Sikunang, hingga melakukan pengecekan manifes di sejumlah basecamp pendakian.

Petugas juga sempat menemukan botol minuman dan sepasang sandal di area pencarian. Namun setelah dikonfirmasi kepada keluarga, barang-barang tersebut dipastikan bukan milik kedua korban.

Karena belum ada perkembangan berarti, strategi pencarian kini diubah dengan memfokuskan penyisiran pada dua area yang dinilai memiliki potensi lebih besar.

Baca Juga :  GERAM JAMBI KEPUNG KEJATI, RUKMAN KOORDINATOR AKSI DESAK USUT TEMUAN BPK SOAL PKB DAN BBNKB

“Kita persempit lagi, kita pertebal lagi di area-area yang memang menjadi prioritas,” kata Dani.

Medan Terjal Jadi Kendala

Dani menjelaskan, minimnya jejak yang ditinggalkan korban menjadi salah satu kendala utama dalam proses pencarian.

Selain itu, kondisi lereng barat Gunung Bismo yang terjal dan dipenuhi jurang juga menyulitkan proses penyisiran.

“Kami kesulitan dalam mencari jejak, karena barang bawaan survivor ini sedikit,” tuturnya.

Baca Juga :  Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kecelakaan Maut Truk Kontainer di Pasuruan yang Tewaskan 4 Orang

Setiap hari, operasi pencarian dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 21.00 WIB.

Basarnas menegaskan pencarian pada malam hari tidak dilakukan secara maksimal demi menjaga keselamatan personel mengingat medan yang berat serta keterbatasan jarak pandang.

Hingga berita ini ditulis, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap Apin dan Idin dengan harapan keduanya dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Pos terkait