Gelombang Panas Ekstrem di Eropa Tewaskan Lebih dari 1.300 Orang, WHO Sebut Benua Biru Memanas Dua Kali Lebih Cepat

Jerman, Polandia, dan Republik Ceko Pecahkan Rekor Suhu

Gelombang panas juga memicu rekor suhu baru di sejumlah negara Eropa.

Jerman mencatat hari terpanas sepanjang sejarah untuk hari ketiga berturut-turut setelah suhu mencapai 41,7 derajat Celsius di wilayah timur negara tersebut, berdasarkan data awal.

Suhu tertinggi tercatat di stasiun pemantauan Coschen, dekat perbatasan Polandia di Brandenburg, sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Baca Juga :  Patung Toilet Emas Muncul di Washington D.C., Sindir Gaya Hidup Donald Trump

Sementara itu, Republik Ceko kembali memecahkan rekor suhu harian dengan 41,1 derajat Celsius di Doksany, wilayah utara Praha, menurut lembaga meteorologi CHMI.

CHMI memperkirakan gelombang panas akan mencapai puncaknya pada Minggu (5/7/2026), sebelum badai diperkirakan melanda wilayah barat pada hari berikutnya.

Polandia juga mencatat rekor suhu tertinggi sepanjang sejarah setelah suhu mencapai 40,5 derajat Celsius di Kota Slubice.

Baca Juga :  Menlu AS Marco Rubio Temui Paus Leo XIV di Vatikan, Bahas Perdamaian dan Konflik Timur Tengah

Seorang juru bicara Institut Meteorologi dan Manajemen Air (IMGW) mengatakan fenomena tersebut berkaitan dengan perubahan iklim yang membuat gelombang panas semakin sering terjadi.

“Dipicu oleh perubahan iklim dan pemanasan global, fenomena gelombang panas sekali dalam satu generasi kini terjadi hampir setiap tahun,” ujarnya kepada kantor berita AFP.

Pos terkait