Demokrat Soroti Pertumbuhan Ekonomi 35 Persen, Nilai Belum Sepenuhnya Dirasakan Rakyat Kecil

Jakarta — Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Marwan Cik Asan, merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait kondisi ekonomi nasional dan pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Marwan, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama tujuh tahun terakhir memang berada di kisaran rata-rata 5 persen per tahun. Secara kumulatif, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia meningkat sekitar 35 persen. Bahkan pada 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,11 persen dan menjadi salah satu capaian terbaik dalam tiga tahun terakhir.

Baca Juga :  Mahasiswi di Makassar Diduga Disekap Usai Melamar Kerja Lewat Facebook, Polisi Kejar Pelaku

Meski demikian, Marwan mempertanyakan sejauh mana pertumbuhan ekonomi tersebut benar-benar dirasakan masyarakat kecil.

“Angka pertumbuhan ekonomi kita memang baik dan layak diapresiasi. Tetapi pertanyaan pentingnya adalah, apakah pertumbuhan itu sudah benar-benar dirasakan rakyat kecil? Faktanya, masih banyak petani, nelayan, pekerja informal, dan masyarakat bawah yang hidupnya belum mengalami perubahan signifikan,” ujar Marwan.

Ia menjelaskan, angka kemiskinan memang menurun menjadi 8,47 persen atau sekitar 23,85 juta orang pada Maret 2025. Capaian tersebut disebut menjadi tingkat kemiskinan terendah dalam sejarah Indonesia.

Baca Juga :  Dinkes Kulon Progo Pastikan Suspek Virus Hanta Negatif, Warga Tetap Diminta Waspada

Namun, menurut Marwan, laju penurunan angka kemiskinan masih berjalan lambat. Di sisi lain, tingkat ketimpangan yang tercermin dari Rasio Gini masih berada di angka 0,375, yang menunjukkan distribusi kesejahteraan belum merata.

Marwan menilai pertumbuhan ekonomi selama ini masih terkonsentrasi di kota-kota besar dan investasi berskala besar. Sementara masyarakat kecil masih menghadapi berbagai persoalan dasar dalam kehidupan sehari-hari.

Pos terkait