BPS Pastikan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Tidak Memotret KTP dan KK, Data Warga Dijamin Aman

Warga Bisa Mengisi Kuesioner Secara Mandiri

Selain melalui wawancara langsung, BPS juga menyediakan opsi pengisian kuesioner secara mandiri bagi masyarakat yang lebih nyaman mengisi data sendiri.

Petugas sensus nantinya akan memberikan tautan khusus yang dapat digunakan responden untuk mengisi kuesioner secara daring.

“Nanti akan diberikan oleh petugas sensusnya link tersebut dan nanti para responden atau warga DKI Jakarta bisa mengisi mandiri supaya memastikan bahwa yang mengetahui isian itu hanya orang yang bersangkutan,” kata Amalia.

Baca Juga :  Saham BBCA Anjlok 5,15 Persen ke Level Terendah Lima Tahun, Tekanan Jual Meningkat

Pendataan Berlangsung hingga Akhir Agustus 2026

Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan secara door to door mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengimbau masyarakat untuk terbuka dan berpartisipasi dalam proses pendataan agar informasi yang diperoleh akurat dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah.

Baca Juga :  Mentan Amran Gandeng KPK, Polri, dan Satgas Pangan Awasi Proyek Pembibitan Rp 9,95 Triliun

Menurut Pramono, data hasil sensus akan menjadi referensi dalam penyusunan berbagai program pembangunan, penyaluran bantuan sosial, sektor pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Hingga 13 Juli 2026, capaian pendataan Sensus Ekonomi 2026 di DKI Jakarta telah mencapai 45,17 persen. BPS berharap tingkat partisipasi masyarakat terus meningkat sehingga data yang dihasilkan semakin akurat dan mampu mendukung kebijakan yang tepat sasaran.

Pos terkait