Pilot AS dan 7 Penumpang Pesawat AMA yang Diduga Dibakar KKB Belum Diketahui Nasibnya

MIMIKA – Kondisi pilot dan tujuh penumpang pesawat Pilatus milik PT Asian One Air (AMA) yang dilaporkan terbakar di Lapangan Terbang (Lapter) Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis (2/7/2026), hingga kini masih belum diketahui.

Aparat gabungan masih berupaya memastikan keselamatan para korban sekaligus menyelidiki penyebab insiden yang diduga berkaitan dengan aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas laporan dugaan pembakaran pesawat tersebut.

Baca Juga :  Kasus Narkoba di Kota Jambi Naik 25 Persen, KIPAN Soroti Lemahnya Implementasi Perda

“Kita sedang lidik,” kata Faizal kepada Kompas.com, Kamis.

Aparat Masih Selidiki Dugaan Pembakaran Pesawat

Lokasi kejadian berada di wilayah pegunungan yang sulit dijangkau.

Kampung Balinggama berada di bawah wilayah administratif Distrik Sobaham. Hingga kini, akses menuju kawasan tersebut masih mengandalkan transportasi udara melalui lapangan terbang perintis karena belum tersedia jalur darat yang memadai.

Kondisi geografis tersebut membuat proses pengecekan di lokasi membutuhkan waktu lebih lama.

Baca Juga :  Rugikan Negara Hingga Rp105 Miliar, Bengawan Kamto Divonis 6 Tahun Penjara dan Denda Rp 200 Juta

Pilot Berkewarganegaraan Amerika Serikat

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesawat Pilatus milik PT Asian One Air (AMA) dengan nomor registrasi PK-RCY diterbangkan oleh pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat bernama Nicholas Francis Gosselin.

Pilot yang lahir pada 16 November 1996 itu mengangkut tujuh penumpang yang merupakan warga asli Papua.

Ketujuh penumpang tersebut masing-masing bernama Eston Sobolim, Kwenang Sobolim, Toni Balingga, Elina Sobolim, Ona Sobolim, Lisenia Balingga, dan Faince Amohoso.

Pos terkait