Graham Potter Antusias Hadapi Perancis di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Ini Laga Impian

JAKARTA – Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, mengaku antusias menghadapi Perancis pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski menyadari lawannya merupakan salah satu tim terbaik di dunia, Potter menegaskan skuadnya siap memberikan perlawanan demi menciptakan kejutan.

Swedia memastikan tiket ke fase gugur setelah finis sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dengan koleksi empat poin. Kepastian itu diraih usai bermain imbang 1-1 melawan Jepang di Dallas.

Sementara itu, Perancis melaju dengan catatan impresif setelah menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup. Les Bleus menutup penyisihan dengan kemenangan telak 4-1 atas Norwegia.

Menjelang duel yang akan berlangsung di New Jersey, Potter mengaku sangat menantikan atmosfer pertandingan melawan tim bertabur bintang tersebut.

Baca Juga :  Amerika Serikat Kalahkan Australia 2-0, USMNT Pastikan Tiket ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Graham Potter Sebut Laga Impian

Dalam keterangannya kepada laman resmi Federasi Sepak Bola Swedia, Potter mengatakan pertandingan melawan Perancis merupakan momen yang diimpikan setiap pesepak bola.

“Ini akan menjadi pertandingan yang fantastis, jenis pertandingan yang Anda impikan untuk dialami sejak kecil,” kata Potter, dikutip dari Goal English, Sabtu (27/6/2026).

“Bermain di New Jersey melawan Perancis dalam pertandingan babak gugur Piala Dunia, tidak ada yang lebih besar dari itu.”

“Mereka adalah salah satu tim terbaik di dunia, dan kami jelas sangat menghormati mereka, tetapi kami benar-benar menantikan pertandingan ini.”

Baca Juga :  Igor Tolic Siap Pimpin Persib Bandung Hadapi Musim 2026/2027

Swedia Waspadai Kekuatan Perancis

Potter mengakui kualitas Perancis yang datang dengan performa meyakinkan. Tim asuhan Didier Deschamps mencatat empat kemenangan beruntun dan memiliki lini serang yang produktif.

Deretan pemain seperti Kylian Mbappe, Michael Olise, dan Ousmane Dembele menjadi ancaman utama setelah membantu Perancis mencetak 17 gol dalam enam pertandingan terakhir.

Meski demikian, Potter menegaskan timnya tidak gentar menghadapi tantangan tersebut.”Mereka memiliki pemain kelas dunia di setiap lini, mereka pernah memenangkan Piala Dunia sebelumnya, dan mereka memiliki pelatih yang tahu cara memenangkan pertandingan, jadi ini merupakan tantangan yang sangat besar.”

Pos terkait