Timnas Indonesia Sapu Bersih Oman dan Mozambik di FIFA Matchday, John Herdman Soroti Perbedaan Karakter Lawan

Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku lega setelah skuad Garuda menutup agenda FIFA Matchday dengan hasil sempurna. Indonesia berhasil meraih dua kemenangan tanpa kebobolan (clean sheet).

Pada laga kedua FIFA Matchday bulan Juni, Timnas Indonesia menang tipis 1-0 atas Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026). Sebelumnya, tim yang diperkuat Ole Romeny Cs juga mencatat kemenangan 3-0 atas Oman pada pertandingan yang digelar di stadion yang sama, Jumat (5/6/2026).

John Herdman menjelaskan bahwa Oman dan Mozambik memiliki karakter permainan yang berbeda. Menurutnya, Mozambik memberikan tantangan yang lebih berat dibandingkan Oman pada laga pertama.

Baca Juga :  Patrick Kluivert Kembali ke Indonesia Jelang Clash of Legends 2026

“Saya benar-benar bangga dengan para pemain malam ini. Musim yang panjang. Jeda FIFA pada bulan Juni selalu menantang. Para pemain benar-benar harus memusatkan pikiran mereka pada tugas yang ada, dan malam ini mereka melakukannya,” kata John Herdman seusai laga kontra Mozambik.

“Saya pikir saat melawan Oman kami benar-benar mendapat tekanan dari situasi transisi permainan. Namun malam ini para pemain Mozambik mampu bergerak dari depan ke belakang lebih cepat dari yang diperkirakan banyak orang,” ujarnya menambahkan.

Pelatih asal Inggris tersebut juga mengapresiasi performa lini pertahanan yang mampu menjaga clean sheet dalam dua pertandingan. Ia menilai para pemain belakang bekerja keras meredam serangan lawan.

Baca Juga :  Kasus Paspoortgate Merambah Belgia, Nasib Pemain Indonesia di Liga Belgia Jadi Sorotan

Dua kemenangan tanpa kebobolan ini disebut terasa sangat berarti bagi Timnas Indonesia, yang harus melewati periode sulit setelah berakhirnya kompetisi domestik.

“Ya, clean sheet sangat penting. Jika melihat empat pertandingan yang sudah kami jalani, Bulgaria hanya memiliki sekitar tiga tembakan tepat sasaran, atau bahkan satu saja ditambah penalti,” tutur John Herdman.

“Saya pikir tiga bek tengah kami benar-benar harus berjuang mati-matian dalam beberapa momen, tetapi kualitas mereka terlihat jelas. Dan ketika mereka bisa melakukan tugas itu, kami tahu kami memiliki talenta kreatif di lini depan,” ucap pelatih asal Inggris tersebut.

Pos terkait