Jam Tidur Tidak Teratur Bisa Ganggu Jantung, Ini 4 Dampaknya bagi Kesehatan

JAKARTA – Banyak orang menganggap tidur larut malam dan bangun lebih awal sebagai hal yang biasa. Namun, kebiasaan memiliki jam tidur yang tidak konsisten ternyata dapat berdampak buruk bagi kesehatan, termasuk meningkatkan risiko gangguan jantung.

Menurut ahli jantung Douglas Zuckermann, tubuh membutuhkan waktu tidur yang cukup dan teratur untuk menjalani proses pemulihan secara optimal. Ketika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, tubuh akan mengalami peningkatan hormon stres, tekanan darah, serta peradangan yang dapat memengaruhi kesehatan jantung.

“Jika ini terus terjadi, jantung Anda akan bekerja lebih keras dan meningkatkan risiko Anda terkena masalah seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung,” kata Zuckermann, dikutip dari Eating Well.

Berikut sejumlah dampak yang dapat muncul akibat jam tidur yang tidak teratur.

1. Mengganggu Ritme Sirkadian Tubuh

Tubuh manusia memiliki ritme sirkadian atau jam biologis yang mengatur berbagai fungsi penting, termasuk detak jantung, tekanan darah, hingga siklus tidur dan bangun.

Menurut ahli jantung Cynthia A. Kos, jadwal tidur yang tidak konsisten dapat mengganggu ritme sirkadian sehingga fungsi tubuh tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Jadwal tidur yang tidak konsisten mengganggu jam utama tubuh Anda, atau ritme sirkadian, yang mengatur fungsi vital seperti detak jantung dan tekanan darah,” jelas Kos.

Baca Juga :  Jamur di Dinding Rumah Bisa Picu Gangguan Pernapasan, Kenali Risiko dan Gejalanya

Gangguan ritme sirkadian dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti paparan cahaya pada malam hari, kerja shift, maupun perjalanan lintas zona waktu.

2. Tekanan Darah Tidak Turun Secara Optimal

Secara alami, tekanan darah cenderung lebih rendah saat malam hari dan meningkat pada pagi hari mengikuti ritme biologis tubuh.

Namun, pola tidur yang tidak teratur dapat mengganggu proses tersebut sehingga tekanan darah tetap berada pada level yang lebih tinggi dalam waktu yang lebih lama.

“Ketika jadwal tidur Anda tidak teratur, hal itu dapat mencegah tekanan darah Anda turun di malam hari seperti seharusnya, yang menyebabkan tingkat tekanan darah rata-rata yang lebih tinggi. Tekanan konstan ini dapat membebani arteri Anda dan meningkatkan risiko penyakit jantung,” kata Kos.

3. Mengganggu Metabolisme Tubuh

Kurang tidur sering kali membuat seseorang lebih mudah mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula dan kalori untuk menjaga energi selama beraktivitas.

Selain itu, kualitas tidur yang buruk juga dapat memengaruhi proses metabolisme tubuh, termasuk cara tubuh mengolah gula serta mengatur rasa lapar dan kenyang.

Kondisi tersebut dalam jangka panjang dapat berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.

4. Meningkatkan Risiko Peradangan Kronis

Dampak lain dari pola tidur yang tidak konsisten adalah meningkatnya peradangan dalam tubuh.

Baca Juga :  Mengenal Lilith Sign dalam Astrologi, Sisi Terdalam Kepribadian yang Ramai Dibahas

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tidur yang tidak teratur dapat memicu peradangan kronis yang berkaitan dengan aterosklerosis atau penumpukan plak pada pembuluh darah arteri.

Kondisi ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kardiovaskular apabila berlangsung dalam jangka panjang.

Cara Membangun Pola Tidur yang Lebih Konsisten

Bagi sebagian orang, menjaga jadwal tidur yang teratur bukan hal mudah. Namun, ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu membentuk kebiasaan tidur yang lebih sehat.

Pertama, pasang alarm sebagai pengingat waktu tidur agar tubuh terbiasa beristirahat pada jam yang relatif sama setiap hari.

Kedua, lakukan aktivitas relaksasi menjelang tidur, seperti membaca buku, menulis jurnal, peregangan ringan, atau yoga, serta mengurangi penggunaan gawai.

Ketiga, ciptakan lingkungan kamar yang nyaman dengan merapikan tempat tidur, mengatur pencahayaan, dan menjaga suhu ruangan tetap ideal.

Keempat, kurangi gangguan suara yang dapat menghambat kualitas tidur. Jika diperlukan, gunakan penyumbat telinga untuk membantu menciptakan suasana yang lebih tenang.

Terakhir, biasakan bangun pada jam yang sama setiap hari, termasuk saat akhir pekan. Konsistensi waktu bangun dapat membantu tubuh membangun ritme tidur yang lebih sehat dan teratur.

Pos terkait