Phil Collins Tolak Tampil di Rock and Roll Hall of Fame 2026 karena Kondisi Kesehatan

Jakarta — Musisi legendaris Phil Collins mengaku menolak tawaran tampil dalam acara pelantikannya di Rock and Roll Hall of Fame 2026. Meski demikian, ia masih membuka kemungkinan untuk kembali tampil di masa mendatang.

“Saya rasa itu tidak akan terjadi. Tapi saya sekarang lebih sehat daripada beberapa waktu lalu,” kata Collins dalam wawancara bersama BBC Breakfast yang tayang pada Jumat (22/5), saat ditanya mengenai peluang dirinya kembali naik panggung.

Phil Collins terpilih untuk dilantik ke Rock and Roll Hall of Fame 2026 sebagai solois. Sebelumnya, ia juga pernah masuk dalam daftar tersebut bersama Genesis pada 2010.

“Mereka bertanya apakah saya mau tampil dan saya bilang tidak, karena Anda harus dalam kondisi prima untuk melakukan hal seperti itu,” ujar Collins seperti diberitakan Hollywood Reporter pada Jumat (22/5).

“Anda tidak bisa begitu saja naik panggung. Anda harus berlatih dan kemudian pada saat itu, jika Anda belum bernyanyi, suara Anda akan rusak dan itu tidak akan bagus. Jadi saya lebih memilih untuk tidak melakukannya,” lanjutnya.

Baca Juga :  Yoo Hae-jin Kembali Bersinar, The King’s Warden Tembus 15 Juta Penonton

Meski menolak tampil di acara pelantikan tersebut, Collins mengaku masih mempertimbangkan kemungkinan kembali bermusik di masa depan.

“Tetapi apakah saya akan tampil lagi, saya akan mempertimbangkannya, ya. Saya terus berkata pada diri sendiri, lebih baik saya kembali ke studio saya di rumah,” katanya.

Pada Januari 2026, Phil Collins mengungkapkan kondisi kesehatannya semakin memburuk. Musisi berusia 74 tahun itu kini disebut berada dalam pengawasan perawat selama 24 jam penuh.

Collins juga mengakui kebiasaan mengonsumsi alkohol di masa lalu turut memengaruhi kondisi kesehatannya saat ini. Meski begitu, ia telah dua tahun bebas dari alkohol dan memutuskan pensiun dari tur konser sejak 2022.

Pada 2007, Phil Collins mengalami cedera tulang belakang yang menyebabkan kerusakan saraf parah dan kondisi drop-foot, yakni gangguan yang membuat salah satu kakinya kehilangan sensasi sehingga ia harus menggunakan tongkat untuk berjalan.

Baca Juga :  KPop Demon Hunters Bertahan 45 Pekan di Top 10 Netflix Global, Masih Jadi Animasi Terkuat

Genesis dikenal sebagai salah satu band rock paling sukses dan berpengaruh di dunia. Band asal Inggris tersebut dibentuk pada 1967 dengan formasi awal Peter Gabriel, Anthony Phillips, Tony Banks, dan Mike Rutherford.

Pada 1970, Anthony Phillips memutuskan keluar dari band dan posisinya kemudian digantikan oleh Phil Collins. Collins selanjutnya dipercaya menjadi vokalis setelah Peter Gabriel hengkang pada 1975.

Band yang dikenal sebagai pionir genre progressive rock itu beberapa kali mengalami pergantian personel dan masa vakum. Hingga akhirnya, Genesis menyisakan tiga personel utama, yakni Collins, Banks, dan Rutherford.

Sepanjang karier bermusik, Genesis telah merilis 15 album studio dan enam album live. Album studio terakhir mereka adalah Calling All Stations yang dirilis pada 1997, sementara album live terakhir mereka adalah Live over Europe 2007 yang dirilis pada 2007.

Pos terkait