Senat AS Setujui Resolusi Blokir Aksi Militer ke Iran, Jadi Teguran Politik bagi Trump

Empat senator Partai Republik diketahui ikut mendukung resolusi tersebut, yakni Lisa Murkowski, Susan Collins, Rand Paul, dan Bill Cassidy.

Di sisi lain, senator Partai Demokrat, John Fetterman, memilih menolak resolusi tersebut.

Trump kemudian mengecam empat senator Republik yang mendukung resolusi dan menyebut mereka sebagai pecundang. Ia juga menilai sikap para senator tersebut telah mempersulit pekerjaannya.

Hasil pemungutan suara turut dipengaruhi absennya dua senator Partai Republik, yakni Mitch McConnell dan Dave McCormick.

Baca Juga :  Sungai Jian Meluap, Banjir di Guizhou China Seret Sejumlah Kendaraan

Absennya kedua senator itu membuat Partai Republik kehilangan kekuatan mayoritas penuh untuk menghalangi pengesahan resolusi.

Kesepakatan Iran Picu Perdebatan

Trump dijadwalkan mengunjungi Capitol pada Rabu (24/6/2026) untuk bertemu para senator Partai Republik.

Pertemuan tersebut berlangsung setelah Wakil Presiden AS, JD Vance, melakukan perjalanan luar negeri guna bernegosiasi dengan Iran.

Negosiasi itu bertujuan mengakhiri program nuklir Iran yang selama ini menjadi salah satu alasan utama terjadinya konflik.

Trump disebut tidak puas dengan kritik dari sejumlah anggota Partai Republik terkait kesepakatan yang dicapai dengan Iran.

Baca Juga :  Trump Sebut Gencatan Senjata AS-Iran di Titik Kritis, Negosiasi Belum Temui Jalan Keluar

Ketentuan kesepakatan tersebut tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani pekan lalu dan memberikan tenggat waktu 60 hari bagi kedua negara untuk mencapai perjanjian yang lebih luas mengenai penghentian program nuklir Iran.

Sebagian anggota Partai Republik mempertanyakan rencana bantuan senilai 300 miliar dollar AS atau sekitar Rp5.386 triliun untuk mendukung pembangunan kembali Iran pascakonflik.

Pos terkait