Sebelumnya diberitakan, Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan perdamaian yang mencakup penghentian permanen operasi militer di berbagai front, termasuk Lebanon.
Pengumuman tersebut disampaikan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif yang berperan sebagai fasilitator dialog damai antara Iran dan AS.
Sharif menyebut penandatanganan dokumen resmi perjanjian damai dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19/6/2026) di Swiss.
“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai,” ujarnya, dikutip dari AFP, Senin (15/6/2026).
“Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol, dan, bersamaan dengan itu, mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat. Kapal-kapal di seluruh dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!” sambungnya.
Tak lama setelah pernyataan tersebut, otoritas Iran juga merilis keterangan resmi yang menegaskan bahwa kesepakatan dengan AS menjadi penanda berakhirnya konfrontasi bersenjata langsung antara kedua negara.
“Pengakhiran perang secara permanen dan segera telah diumumkan di semua lini, termasuk Lebanon,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi dalam pernyataan yang disiarkan televisi Iran.





