Seluruh program tersebut dirancang untuk memperluas manfaat sosial sekaligus memperkuat peran agama dalam kehidupan masyarakat.
Ketahanan Keluarga Jadi Perhatian
Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menilai Nikah Fest menjadi agenda penting karena berkaitan langsung dengan penguatan ketahanan keluarga.
“Ketahanan keluarga perlu menjadi perhatian bersama. Karena itu, kami ingin menghadirkan ruang edukasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga membantu calon pengantin mempersiapkan kehidupan keluarga secara lebih matang,” ujar Thobib.
Menurutnya, kehadiran sesi ta’aruf, bimbingan perkawinan, hingga konsultasi keluarga merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan keagamaan yang lebih dekat, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat.
Thobib menambahkan, semangat Peaceful Muharam 1448 H sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar agar nilai-nilai agama terus diterjemahkan menjadi aksi nyata yang membawa kemaslahatan bagi umat.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, Nikah Fest diharapkan menjadi sarana penguatan keluarga sekaligus kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang damai, peduli, dan berdaya.




