Kepulangan Timnas Korea Selatan setelah tersingkir pada fase grup Piala Dunia 2026 diwarnai aksi protes dari para suporter. Pelatih Hong Myung-bo menjadi sasaran kemarahan pendukung yang menilai tim gagal memenuhi ekspektasi.
Ratusan suporter memadati Bandara Internasional Incheon untuk menyambut kedatangan skuad Korea Selatan pada Senin (30/6/2026) dini hari. Selain Hong Myung-bo, Ketua Federasi Sepak Bola Korea (KFA), Chung Mong-kyu, juga menjadi sasaran kritik.
Timnas Korea Selatan mengakhiri fase grup di posisi ketiga Grup A dengan catatan satu kemenangan dan dua kekalahan. Hasil tersebut membuat mereka gagal melaju ke babak 32 besar dan finis di peringkat ke-34 Piala Dunia 2026.
Hong Myung-bo Disambut Hujatan Suporter
Berdasarkan laporan Chosun, para suporter telah memenuhi area kedatangan Bandara Incheon jauh sebelum rombongan tim tiba.
Mereka membawa berbagai spanduk berisi kritik terhadap pelatih dan federasi sepak bola Korea Selatan. Beberapa di antaranya bertuliskan “Sepak bola Korea telah mati” serta “Hong Myung-bo, kembalikan dua miliar won dan keluar.”
Begitu informasi kedatangan pesawat muncul di layar bandara, massa langsung meneriakkan seruan “Hong Myung-bo, keluar!” yang menggema di terminal kedatangan.
Hong Myung-bo tiba bersama Direktur Dukungan Tim Piala Dunia Park Hang-seo dan sejumlah pemain, termasuk Lee Kang-in, Cho Hyun-woo, serta Hwang In-beom.
Kehadiran mereka kembali disambut yel-yel protes dari para suporter yang juga menabuh drum seperti saat memberikan dukungan di stadion.
Hong hanya sempat menoleh ke arah kerumunan pendukung sebelum meninggalkan area bandara dengan ekspresi serius.
Pelatih berusia 57 tahun itu juga tidak memberikan komentar ketika wartawan meminta tanggapannya mengenai reaksi keras para suporter.





