Djanur Soroti Kiprah Tim Asia di Piala Dunia 2026: Hanya Jepang dan Korea Selatan Punya Standar

Kiprah negara-negara Asia di Piala Dunia 2026 kembali menjadi sorotan setelah Timnas Korea Selatan dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar.

Korea Selatan harus mengakhiri langkahnya lebih awal setelah tersingkir dalam persaingan peringkat ketiga terbaik. Kepastian itu didapat usai Republik Demokratik Kongo mengalahkan Uzbekistan dengan skor 3-1 pada laga terakhir Grup K di Stadion Atlanta, Minggu (28/6/2026).

Hasil tersebut membuat Republik Demokratik Kongo menutup fase grup dengan empat poin. Sementara Korea Selatan hanya mengoleksi tiga poin dengan agregat gol minus satu sehingga gagal melanjutkan perjuangan.

Legenda Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman atau yang akrab disapa Djanur, menilai performa wakil Asia di Piala Dunia 2026 masih tertinggal dibandingkan negara-negara Eropa.

Menurutnya, dari seluruh peserta asal Asia, hanya Jepang yang tampil menjanjikan dan layak melangkah ke fase gugur.

Baca Juga :  Gattuso Resmi Tinggalkan Timnas Italia Usai Gagal ke Piala Dunia 2026

Sementara itu, Qatar, Arab Saudi, Irak, Yordania, Uzbekistan, hingga Iran dinilai belum mampu menunjukkan performa yang kompetitif di turnamen tersebut.

“Ya, setuju bahwa negara-negara Asia masih tetap masih ketinggalan dari negara-negara Eropa,” kata Djanur.

“Banyak sekarang negara Asia ikut Piala Dunia, seperti tadi disampaikan ada Qatar, kemudian Iran, Irak, Uzbekistan, Yordania.”

“Tapi mereka belum berpengalaman dan belum menunjukkan kemampuan yang bagus, sehingga kalahnya pun cukup telak-telak,” lanjutnya.

Jepang dan Korea Selatan Dinilai Sudah Memiliki Standar

Djanur menilai Jepang dan Korea Selatan tetap menjadi dua kekuatan utama Asia yang mampu memberikan perlawanan sengit di ajang Piala Dunia.

Menurutnya, kedua tim tersebut mampu mendominasi pertandingan dan menciptakan banyak peluang. Hanya saja, Korea Selatan kurang beruntung setelah kalah pada laga terakhir fase grup sehingga gagal lolos ke babak berikutnya.

Baca Juga :  Dampak Besar Piala Dunia terhadap Investasi Saham Global dan Ekonomi Industri Kreatif

“Asia yang tetap konsisten dan selalu memberikan perlawanan bagus yakni dua tim Asia Timur itu, Jepang sama Korea,” sebut Djanur.

“Kalau yang lainnya masih menjadi bulan-bulanan, menjadi lumbung gol daripada tim-tim Eropa,” sambungnya.

Direktur Teknik Persib Bandung itu menilai Jepang dan Korea Selatan telah menunjukkan konsistensi di setiap edisi Piala Dunia.

Menurutnya, kedua negara tersebut telah memiliki standar permainan yang membuat mereka selalu mampu bersaing dengan tim-tim kuat dunia.

“Jepang dan Korea itu dia menunjukkan kekuatan yang cukup diperhitungkan bagi tim lain, dan dari tahun dari Piala Dunia ke Piala Dunia selalu seperti itu,” paparnya.

“Artinya, mereka sudah punya standar sekarang. Standar mereka yang harus turut andil di Piala Dunia tuh seperti ini, sehingga selalu memberikan perlawanan yang luar biasa,” beber Djanur.

Pos terkait