FIFA Bantah Tuduhan Gianni Infantino Beri Perlakuan Istimewa kepada Eks Karyawan UEFA

FIFA membantah keras tuduhan yang menyebut Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan perlakuan istimewa kepada seorang mantan karyawan perempuan saat masih bekerja di UEFA.

Sebelumnya, UEFA mengonfirmasi adanya pembayaran pesangon kepada mantan karyawan perempuan tersebut ketika Infantino masih menjabat di badan sepak bola Eropa itu. Selain pesangon, pembayaran juga mencakup biaya pendidikan untuk program Master of Business Administration (MBA) di sebuah sekolah bisnis setempat.

Informasi tersebut mencuat setelah The Daily Telegraph melaporkan dugaan adanya hubungan antara Gianni Infantino dan mantan karyawan tersebut saat ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal UEFA.

Baca Juga :  Coach Justin Jagokan Prancis dan Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Dalam laporannya, disebutkan bahwa perempuan itu menerima pembayaran senilai ratusan ribu euro atau franc Swiss setelah mengakhiri masa kerjanya di UEFA.

UEFA membenarkan adanya pembayaran tersebut. Organisasi sepak bola Eropa itu menegaskan bahwa kebijakan tersebut telah sesuai dengan peraturan kepegawaian yang berlaku pada saat itu.

Mengutip laporan The Guardian, Sabtu (8/8/2026), juru bicara UEFA mengatakan:

“Kami mengetahui adanya tuduhan tersebut dan dapat mengonfirmasi bahwa pembayaran pesangon telah diberikan kepada individu yang dimaksud, disertai dengan pembayaran biaya untuk program MBA di sebuah sekolah bisnis setempat.”

Baca Juga :  Prediksi Meksiko vs Inggris di 16 Besar Piala Dunia 2026: Head to Head, Line Up dan Skor

UEFA juga menjelaskan bahwa aturan kepegawaian organisasi telah mengalami perubahan sejak 2016.

Menurut UEFA, pembayaran tersebut diberikan berdasarkan ketentuan yang berlaku bagi staf yang mengakhiri masa kerja pada periode tersebut.

“Peraturan semacam itu telah diperketat sejak 2016, dan peraturan staf saat ini—yang berlaku bagi seluruh karyawan UEFA di semua tingkatan—mencerminkan standar organisasi modern berskala besar,” terangnya.

Pos terkait