FIFA Tegaskan Tuduhan terhadap Infantino Tidak Benar
Menanggapi laporan tersebut, FIFA langsung memberikan klarifikasi. Badan sepak bola dunia itu membantah adanya hubungan yang tidak pantas maupun pelanggaran aturan yang melibatkan Gianni Infantino selama bekerja di UEFA.
“Presiden FIFA Gianni Infantino dengan tegas membantah tuduhan ini; tuduhan tersebut sama sekali tidak benar. Segala bentuk insinuasi mengenai perilaku tidak pantas atau pelanggaran statuta maupun peraturan merupakan fitnah,” ujar juru bicara FIFA kepada The Telegraph.
FIFA juga menegaskan tidak pernah menerima laporan resmi dari karyawan UEFA maupun FIFA terkait dugaan perilaku Gianni Infantino.
“Tidak ada karyawan UEFA maupun FIFA yang pernah mengajukan keluhan terkait perilaku Mr Infantino karena memang tidak pernah ada insiden yang melibatkan dirinya.”
Gianni Infantino berkarier di UEFA selama 16 tahun. Ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal UEFA sejak 2009 sebelum akhirnya terpilih sebagai Presiden FIFA pada Februari 2016.
Infantino Masih Jadi Sorotan terkait Rencana Investasi FIFA
Di sisi lain, Gianni Infantino juga tengah menjadi sorotan menyusul rencana FIFA mencari investasi swasta untuk perusahaan yang mengelola berbagai kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia putra dan putri.
Rencana tersebut mendapat penolakan dari UEFA bersama dua konfederasi kontinental lainnya.
UEFA bahkan sebelumnya mengancam akan meminta 55 negara anggotanya memboikot kompetisi FIFA apabila rencana investasi tersebut tetap dilanjutkan.
Pada Rabu (5/8/2026), Gianni Infantino memperoleh dukungan dari dewan manajemen FIFA setelah pertemuan yang berlangsung di Maroko.
Dalam kesempatan itu, Infantino juga menyampaikan permintaan maaf terkait proses pembahasan rencana investasi tersebut.
Meski demikian, UEFA menegaskan bahwa sikap organisasinya belum berubah. Sehari setelah pertemuan tersebut, konfederasi sepak bola Eropa itu menyatakan bahwa pengumuman FIFA “tidak mengubah apa pun.”





